|
Judul: Gunung batu keluputan
Apakah Anda pernah diluputkan dari bahaya maut? Siapa yang Anda
sadari berperan besar dalam keselamatan Anda saat itu?
Pengalaman Daud sungguh luar biasa. "Buronan" satu ini berulang
kali terluput dari tangan musuh yang sangat ingin menangkap dan
membinasakan dia.
Tentu tidak mudah menjadi pelarian sambil tetap meyakini bahwa
pemeliharaan Tuhan dan pengurapan-Nya tidak berubah. Namun Tuhan
meneguhkan hal itu lewat dua hal. Pertama, melalui Yonatan, putra
Saul, yang ironisnya adalah musuh Daud sendiri. Yonatan menjadi
penghiburan yang menguatkan Daud. Dialah sahabat sejati, yang
rela menempuh bahaya untuk mengingatkan Daud akan penyertaan
Tuhan. Janji persahabatan Yonatan dan Daud memberi Daud kekuatan
moril (ayat 18). Dukungan moril itu bukan karena rasa setia kawan
yang membabi buta, melainkan karena pengetahuan yang benar akan
kehendak Tuhan (ayat 17). Yonatan tahu bahwa Daud akan menjadi
raja menggantikan Saul.
Kedua, melalui keluputan yang Tuhan berikan kepada Daud dengan cara
yang tidak terbayangkan. Padahal Daud sudah dikepung oleh pasukan
Saul. Mereka mendapat bocoran dari penduduk Zif mengenai tempat
persembunyian Daud. Di saat genting seperti itu, orang Filistin
menyerbu Israel sehingga Saul sebagai raja harus menunda
menangkap Daud, untuk melawan pasukan musuh.
Tuhan memang tidak pernah lalai memelihara umat-Nya, apalagi
hamba-hamba-Nya. Bukan berarti tidak ada bahaya dan kesulitan.
Namun dalam setiap masalah yang dihadapi, akan selalu ada jalan
keluar. Bahkan saat kadar kesulitannya tinggi, dan kita merasa
mustahil diselesaikan. Ingatlah bahwa Tuhan bekerja dengan cara
yang ajaib. Maka jangan undur bila Anda dirongrong kesulitan dan
tekanan untuk meninggalkan pelayanan Anda. Bila Anda yakin bahwa
yang Anda kerjakan adalah kehendak Tuhan, pasti Tuhan campur
tangan, entah lewat orang-orang yang setia kepada Dia atau lewat
karya-Nya yang melampaui segala akal.
|