Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Santapan Harian > 1Samuel 17:28-54
< Juli
2008
>
M S S R K J S
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31    


Cari di Arsip e-Santapan Harian Cari di e-SH
Lihat Arsip e-Santapan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Santapan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs In-CHRIST.net

Selasa 1 Juli 2008

Judul: Iman dan Keberanian
Di manakah letak kunci kemenangan Daud atas Goliat? Bukan pada kemampuan atau kecanggihan Daud berperang. Karena hanya dengan senjata sederhana yang biasa ia pakai untuk menjaga domba gembalaannya, ia bisa mengalahkan Goliat. Kunci kemenangan Daud ada pada Tuhan yang menjadi sandarannya.

Daud tahu musuhnya adalah orang yang tak mengenal Tuhan bahkan berani menghujat Dia. Maka ia yakin bahwa Tuhan sendiri menjadi lawan Goliat. Di mata Daud, Goliat tak lebih dari binatang buas yang mencoba mengganggu ternaknya (ayat 36). Cukup dengan ketepelnya, Daud akan membuat Goliat tunggang langgang. Daud merasa tidak memerlukan perlengkapan prajurit (ayat 39). Ia mengandalkan Tuhan.

Pertanyaannya bisa dibalik: apa rahasia kekalahan Goliat? Ia kalah karena memandang remeh musuhnya sehingga tidak melihat kedahsyatan Allah yang menyertai Daud. Goliat merasa sangat terhina karena tantangannya diladeni oleh seorang anak kecil (ayat 43). Namun Daud datang dengan kepastian Tuhan semesta alam ada beserta dia. Seorang penafsir memperkirakan Goliat kaget dan gemetar saat Daud dengan lantang mengatakan, "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, ... Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku..." (ayat 45-46a). Secara psikologis, Goliat sudah kalah. Serangan kecil menggunakan umban batu mampu menerobos ketopong besi yang melindungi kepalanya sehingga ia roboh (ayat 49).

Apabila kita belajar untuk terus menerus mengandalkan Tuhan dan menjunjung tinggi kepentingan-Nya, kita akan dilengkapi Tuhan dengan kuasa dan daya yang dahsyat. Gereja Tuhan masa kini perlu membina orang percaya terutama kaum mudanya, agar menjalani kehidupan beriman yang aktif seperti Daud. Niscaya kekristenan di Indonesia akan menyebarkan dampak kemuliaan Tuhan ke sekitar.

Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini