Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Santapan Harian > 1Samuel 5:1-12
< Juni
2008
>
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30          


Cari di Arsip e-Santapan Harian Cari di e-SH
Lihat Arsip e-Santapan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Santapan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs In-CHRIST.net

Minggu, 15 Juni 2008

Judul: Tuhan tetap berdaulat
Bagi Israel, dirampasnya tabut perjanjian adalah tanda bahwa Allah telah meninggalkan mereka. Sebaliknya bagi Filistin, keberhasilan mereka merampas tabut perjanjian merupakan bukti kemenangan Dewa Dagon atas Tuhannya orang Israel. Sebagai tanda takluk, tabut perjanjian ditaruh di kuil Dagon untuk melayani sang dewa pemenang (ayat 2). Kondisi memalukan seperti inilah yang harus dialami oleh umat Tuhan.

Namun asumsi bahwa Tuhan Allah Israel telah kalah, dihancurkan lewat perikop ini. Allah menyatakan kemaha-kuasaan-Nya. Dagon hanya berhala yang mati, yang tidak memiliki daya apapun terhadap Allah, bahkan harus tunduk menyembah Allah (ayat 3-5). Dagon juga terbukti tidak dapat diandalkan oleh bangsa Filistin. Dagon tidak berdaya membela dan menolong para penyembahnya baik yang di Asdod, Gat, bahkan Ekron, kota-kota penting Filistin, ketika Allah menimpakan penyakit borok kepada mereka (ayat 6-12).

Tidak ada kuasa yang dapat menaklukkan Allah karena pada hakikatnya semua di dunia ini adalah ciptaan Allah. Memang banyak orang yang tidak mengenal Tuhan melihat penderitaan yang dialami umat Tuhan menunjukkan bahwa Tuhan, yang disembah umat-Nya, tidaklah berkuasa. Tak heran bila orang-orang semacam itu melecehkan Tuhan. Akan tetapi, Dia adalah Allah yang berdaulat. Dia tidak akan membiarkan diri-Nya dipermainkan. Kita tentu mengingat kisah orang-orang Kristen yang dipaksa meninggalkan kota dan mendaki gunung agar bisa beribadah. Justru malapetaka melanda kota tersebut sehingga banyak musuh Kristen yang binasa, sebaliknya umat Tuhan yang ada di perbukitan malah terselamatkan.

Tuhan tidak perlu dibela. Ia sanggup menghancurkan semua keangkuhan dunia ini. Yang perlu anak-anak Tuhan lakukan adalah hidup dengan benar sehingga orang tidak dapat menuduh kita salah, melainkan Tuhan dipermuliakan melalui kesaksian kita.

Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini