|
Judul: Tidak menghormati Allah
Hukuman pasti akan dijatuhkan pada orang-orang yang hidupnya
menentang Allah! "Sebab siapa yang meng-hormati Aku, akan
Kuhormati, tetapi siapa yang menghina Aku, akan dipandang
rendah" (ayat 30b). Itulah inti nubuat dari abdi Allah untuk Eli
dan keluarganya.
Dalam hal apa saja Eli tidak menghormati Allah? Pertama, ketika ia
membiarkan anak-anaknya tidak menghormati Allah (ayat 22-25). Ia
memang menegur mereka, tetapi tidak mengambil tindakan yang
konkret untuk membereskan dosa. Kedua, ia sendiri ikut menikmati
korupsi dan manipulasi yang anak-anaknya lakukan (ayat 29).
Dengan kata lain, tepat pernyataan Allah tentang Eli bahwa ia
menghormati anak-anaknya lebih daripada menghormati Tuhan.
Dahsyatnya hukuman Allah sungguh mengerikan. Kasih karunia Allah
pada keluarga Eli ditarik kembali (ayat 30). Inilah akibat
penyalahgunaan urapan Allah. Allah telah memilih keturunan Lewi,
dan secara lebih spesifik keturunan Harun untuk menjadi
imam-imam di rumah Tuhan. Jabatan mulia ini diberikan sebagai
anugerah dan kehormatan. Lalu mengapa hukuman begitu keras (ayat
31-36)? Karena kejatuhan pemimpin akan membawa dampak besar bagi
pelayanan keimaman bangsa Israel. Makna rohani ritual
diselewengkan. Kurban tidak lagi dilihat sebagai sarana kudus
untuk menyembah Allah. Seluruh bangsa bisa terjerat kemunafikan
karena kemunafikan para pemimpinnya. Tanpa hukuman keras
dijatuhkan kepada para pemimpin tersebut, kemuliaan Allah dan
kekudusan-Nya akan dipandang remeh oleh umat. Namun hukuman
dahsyat diimbangi dengan belas kasih kepada umat karena Tuhan
akan membangkitkan seorang imam yang takut akan Tuhan (ayat 35).
Sebab itu, jangan bermain-main dengan pelayanan dan urapan Tuhan.
Jadilah hamba-Nya yang dapat dipercayai, yang menghormati Tuhan
dengan segala kesalehan dan kekudusan. Doakan juga para pemimpin
rohani kita agar jangan tersandung pada dosa yang mengerikan
ini.
|