Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Santapan Harian > Titus 3:9-15
< September
2008
>
M S S R K J S
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30        


Cari di Arsip e-Santapan Harian Cari di e-SH
Lihat Arsip e-Santapan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Santapan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs In-CHRIST.net

Jumat 12 September 2008

Judul: Hati-hati sesat!
Seorang gembala jemaat bertugas membina iman jemaat. Namun ada saja kemungkinan si gembala harus menghadapi orang yang senang berdebat. Orang semacam ini bukan sedang mencari jawaban atas pergumulan imannya. Biasanya ia hanya senang cari-cari masalah. Menurut Paulus, ini harus dihindari (ayat 9). Meski sanggup mempertahankan iman, tak ada guna buang-buang waktu karena yang dicari bukanlah kebenaran. Jadi jangan sampai terjebak pada debat kusir. Itu tidak membuat Injil dikenal orang. Perdebatan tak akan membuat iman seseorang bertumbuh. Juga jangan sampai orang merasa diri saleh hanya karena ia sibuk mendiskusikan masalah iman. Kekristenan tak hanya berhenti sampai wacana, melainkan harus mewujud dalam tindakan. Bukan berarti tak ada tempat untuk mendiskusikan iman, tetapi iman yang tidak berakhir pada sebuah tindakan adalah sia-sia. Mendiskusikan iman bukan ditujukan untuk membuktikan pendapat atau memenangkan argumen.

Ada lagi kelompok orang yang sering menyusahkan hamba Tuhan, yaitu bidat. Bidat adalah penyesatan ajaran yang berpotensi memecah belah gereja. Sebenarnya penganjur dan pengikut bidat harus segera dijauhi karena mereka tidak menghargai kebenaran. Namun Paulus masih memberikan kemungkinan pertobatan, karena itu para pengikut bidat tetap harus diberi peringatan dan dibimbing (ayat 10). Mungkin dengan nasihat hamba Tuhan, mereka akan sadar dan berbalik ke jalan yang benar. Akan tetapi, bila mereka tidak menghiraukan peringatan atau nasihat, tetapi tetap sesat maka mereka tak perlu dihiraukan lagi. Sia-sia saja memberikan nasihat kepada orang-orang semacam itu. Mereka malah bisa menularkan kesesatan kepada jemaat.

Terjebak pada kesesatan apalagi mengajarkan kesesatan adalah hal yang harus kita hindari. Filter untuk mengenali kesesatan adalah firman Tuhan. Maka tak ada jalan lain untuk menghindari kesesatan selain dari mengenali kebenaran itu sendiri. Karena itu bacalah Alkitab dan pelajarilah.

Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini  


Laporan Masalah/Saran