Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Santapan Harian > Ezra 5:1-17
< September
2008
>
M S S R K J S
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30        


Cari di Arsip e-Santapan Harian Cari di e-SH
Lihat Arsip e-Santapan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Santapan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs In-CHRIST.net

Rabu 17 September 2008

Judul: Menyelesaikan pembangunan
Tugas hamba Tuhan dan tugas pemimpin sosial tidak sama. Bagaimanakah Tuhan memakai peran berbeda itu untuk membangun kerohanian umat-Nya?

Nabi Hagai dan Zakharia bernubuat kepada orang-orang Yahudi, terutama yang tinggal di Yerusalem, untuk membangkitkan semangat. Pembangunan itu memang telah tertunda selama enam belas tahun, karena umat patah semangat. Tatnai, yang disebut sebagai bupati daerah sebelah barat sungat Efrat, ternyata bersikap adil terhadap masyarakat Yahudi. Berbeda dengan pejabat-pejabat yang datang lebih dahulu. Mereka menghambat jalannya pembangunan oleh kekuatan surat dari para penghambat.

Saat itu Tuhan memerhatikan dan memberi hikmat pada tua-tua Yahudi. Campur tangan Tuhan membuat Tatnai dan kawan-kawannya tidak memaksa mereka berhenti membangun. Walaupun mereka masih harus menunggu kepastian dari Raja Darius, yang memberi kepastian izin untuk membangun Bait Suci itu. Tuhan betul-betul memakai Tatnai untuk melanjutkan pekerjaan merenovasi Bait Allah itu. Melalui laporan dan kesaksian Tatnai kepada Raja Darius mengenai orang-orang Yahudi yang sedang membangun, pekerjaan Tuhan dapat dilanjutkan. Tatnai memperkuat laporannya dengan isi maklumat Raja Koresy mengenai pembangunan Rumah Allah di Yerusalem. Sehingga Raja Darius kemudian memerintahkan Tatnai untuk melindungi dan membantu pekerjaan itu.

Waktu Tuhan tepat. Dia mengutus nabi-nabi-Nya untuk membangkitkan semangat umat dalam membangun. Tuhan juga memakai orang luar, yakni Bupati Tatnai dan Raja Darius untuk membantu pembangunan. Kisah ini menyemangati kita ketika mengalami masalah dan hambatan dalam melakukan pekerjaan Tuhan. Jangan jadi kecil hati dan patah semangat, melainkan dekatkanlah hati kita kepada Allah dan firman-Nya. Tuhan sanggup memakai siapapun untuk menggenapi rencana-Nya bagi umat-Nya.

Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini  


Laporan Masalah/Saran