Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > AKU AKAN MENGUBAHNYA!
< Oktober
2008
>
M S S R K J S
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  


Cari di Arsip e-Renungan Harian Cari di e-RH
Lihat Arsip e-Renungan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Renungan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs Renungan Harian

Senin, 13 Oktober 2008

Bacaan Setahun : Zakharia 10-12
Nats : Hai istri-istri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan istrinya (1Petrus 3:1)

AKU AKAN MENGUBAHNYA!

Bacaan : 1Petrus 3:1-7

Sejak berpacaran dengan Dedi, Santi menyadari kekasihnya itu sering bersikap cuek. Tidak peduli. "Tidak mengapa," pikirnya, "aku akan mengubahnya setelah menikah!" Setelah berumah tangga barulah ia sadar betapa sulitnya mengubah suami. Berbagai cara telah dipakainya; mulai dari memohon, merajuk, menangis, menegur, sampai mengancam sang suami untuk lebih memedulikan dirinya. Hasilnya nihil. Bukannya tambah peduli, sikap cuek sang suami malah makin menjadi. Pasalnya, ia merasa jengkel "diteror" sang istri.

Jarang sekali orang bisa berubah karena dipaksa. Kita tidak bisa mengubah orang lain karena perubahan hanya bisa terjadi dari kesadaran diri. Yang bisa kita lakukan hanyalah menciptakan suasana kondusif untuk mendorong orang lain berubah. Menyadari hal itu, Rasul Paulus meminta para istri untuk "memenangkan suami tanpa perkataan" jika ia berbuat salah. Dengan menunjukkan keteladanan yang simpatik, suami akan sadar diri dan terdorong untuk berubah. Cara ini jauh lebih efektif ketimbang mengkhotbahi. Nasihat Paulus tidak hanya berlaku bagi para istri, tetapi juga untuk setiap orang. Keteladanan hidup adalah perhiasan batin; punya daya pikat; menarik orang untuk berusaha memilikinya juga.

Apakah Anda ingin orang yang Anda kasihi berubah? Jangan katakan, "Aku akan mengubah dia!" Mintalah Tuhan yang mengubah orang tersebut. Sementara itu, berusahalah untuk mengubah diri Anda sendiri. Tunjukkan keteladanan yang simpatik. Memang butuh waktu lama, tetapi perjuangan Anda tak akan sia-sia. Perlahan tapi pasti, perubahan akan terjadi -JTI

KETELADANAN ITU BAGAIKAN MAGNET IA MENARIK ORANG MENGIKUTI APA YANG KITA CONTOHKAN
Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini  


Laporan Masalah/Saran