Bacaan : Mazmur 30
Saat badai tornado dahsyat menerjang daerah Will County, Illinois,
seorang ayah muda sedang duduk sambil menimang bayinya yang baru
berusia 3 minggu. Setelah angin ganas yang menderu-deru itu reda,
dan keadaan mulai tenang, rumah laki-laki itu telah lenyap, begitu
pula bayinya. Namun, menurut sebuah laporan berita, ia berhasil
menemukan bayinya di lapangan dekat rumahnya dalam keadaan hidup dan
selamat! Begitu pula dengan anggota keluarganya yang lain.
Ketika ditanya seorang reporter apakah ia marah karena kehilangan
segala harta bendanya, ia menjawab, "Tidak, saya justru bersyukur
karena bayi dan keluarga saya selamat. Sebagian orang tidak
seberuntung saya. Tak ada lagi yang lebih penting dari itu semua."
Sering kali suatu tragedi berguna untuk mengingatkan kita akan apa
yang sesungguhnya penting dalam hidup ini. Ketika segala sesuatu
berjalan dengan baik, dengan mudah kita terbuai oleh apa yang kita
miliki. Kita menjadi terikat dengan begitu banyak hal yang tidak
penting dan tidak berguna. Kita terlalu asyik dengan mobil, rumah,
perabotan, alat-alat rumah tangga, pakaian, dan segala gemerlap
kehidupan modern yang tidak terhitung banyaknya. Namun, saat
semuanya lenyap, dan yang tertinggal hanyalah hal-hal yang penting,
seperti pada kejadian badai tornado di Illinois, kita serasa
diingatkan kembali bahwa kehidupan itu sendiri sudah cukup menjadi
alasan untuk memuliakan Allah.
Sudahkah Anda meluangkan waktu pada hari ini untuk memuliakan Allah
atas anugerah kehidupan dan orang-orang tempat kita saling berbagi?
Itulah yang terpenting –Dave Branon
SAAT ANDA BERPIKIR BAHWA SEGALA SESUATU BERJALAN DENGAN BAIK,
BERSYUKURLAH KEPADA ALLAH
|