Bacaan : Amsal 22:1-8
Putra saya, Steve, ingin menjadi pelari lintas alam terbaik. Meski
baru masuk SMU, tetapi ia telah mendapat tempat istimewa pada tim
sekolahnya.
Kejadiannya berawal saat Steve memutuskan ingin mengikuti lomba
balap motor. Maka hari Sabtu itu ia mengikuti lomba balap motor di
lintasan berlumpur. Semua berjalan lancar sampai ia membuat
kesalahan dalam melakukan lompatan. Ia terjatuh dan kakinya
tertindih sepeda motor Yamahanya.
Tulangnya tidak ada yang patah, tetapi otot betisnya memar sehingga
ia harus mengorbankan lomba lari lintas alam yang hendak diikutinya.
Keadaannya semakin buruk, dan ia gagal membawa tim sekolahnya ke
final tingkat nasional.
Steve mendapat sebuah pelajaran penting: Semua tindakan yang kita
lakukan saling berkaitan. Setiap tindakan kita mempengaruhi sisi
kehidupan kita yang lain.
Kadang kita berusaha memisahkan sebagian hidup kita dari iman kepada
Kristus. Misalnya berpikir bahwa menonton acara TV yang tidak
bermoral tidak mempengaruhi perjalanan kita bersama Allah. Namun,
dalam Alkitab dituliskan, "Orang yang menabur kecurangan akan menuai
bencana" (Amsal 22:8), dan "Barangsiapa menabur dalam dagingnya akan
... menuai kebinasaan, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh akan ...
menuai hidup yang kekal" (Galatia 6:8).
Semua elemen kehidupan saling terkait satu sama lain. Kita harus
memastikan bahwa setiap pikiran, tindakan, dan perkataan kita
mengalir dari hati yang bersih. Dengan demikian, segala sesuatu yang
kita lakukan adalah untuk memuji, menghormati, dan memuliakan Allah
–Dave Branon
ALASAN TERBAIK MELAKUKAN HAL YANG BENAR HARI INI
ADALAH HARI ESOK
|