Bacaan : Markus 1:21-39
Pernahkah Anda melalui hari yang begitu sibuk sehingga merasa waktu
dua puluh empat jam sehari masih kurang? Hari itu mungkin setiap
orang mencari Anda untuk minta bantuan dan tugas-tugas Anda
tampaknya tidak pernah selesai. Anda mungkin bertanya-tanya: Apakah
Yesus pernah menggumulkan hal yang sama? Dan jika ya, bagaimana Dia
menanganinya?
Renungkanlah suatu hari dalam kehidupan Yesus yang dicatat dalam
Markus 1:21-34. Dia mengawali hari itu dengan berkunjung ke rumah
ibadat untuk mengajar dengan kuasa. Lalu terjadi keributan. Seorang
lelaki yang kerasukan roh jahat mulai berteriak-teriak kepada Yesus.
Dengan tenang tetapi tegas, Sang Guru mengusir roh jahat itu keluar.
Ketika Yesus meninggalkan rumah ibadat, Dia dengan para sahabat-Nya
ke rumah Petrus. Namun, Dia tidak dapat beristirahat. Ibu mertua
Perus sakit dan memerlukan jamahan-Nya yang menyembuhkan. Lalu semua
penduduk kota berkerumun di depan pintu. Mereka meminta Yesus untuk
menyembuhkan lebih banyak orang sakit dan mengusir lebih banyak roh
jahat. Hari itu sangat melelahkan.
Bagaimana Yesus menghadapi hari itu? Apakah besoknya Dia meliburkan
diri? Pergi ke sungai yang sejuk di puncak gunung Kaisarea di
Filipi? Tidak, hari berikutnya Dia bangun sebelum matahari terbit,
mencari tempat yang sunyi, dan berdoa (ayat 35). Dia mencari
pemulihan kekuatan dalam hadirat Bapa-Nya.
Bagaimana Anda mengatasi hari yang begitu sibuk? Menyendirilah
bersama Allah dan mohon pertolongan-Nya. Mulailah hari Anda seperti
cara Yesus —Dave Branon
BILA ANDA TERLALU SIBUK HINGGA TAK SEMPAT BERDOA
BERARTI ANDA SUDAH KELEWAT SIBUK
|