Bacaan : 2Tawarikh 20:1-17
Seorang guru Alkitab yang bijak suatu kali berkata, "Cepat atau
lambat Allah akan membawa umat-Nya yang merasa memiliki segalanya ke
tempat di mana mereka tidak memiliki apa pun selain Dia; tanpa
kekuatan, tanpa penjelasan, tanpa apa pun kecuali Dia. Tanpa
pertolongan Allah, mereka akan hancur."
Ia lalu bercerita tentang seseorang yang putus asa mengeluh kepada
pendetanya, "Hidup saya benar-benar hancur." "Seberapa parah?" tanya
si pendeta. Sambil menutupi kepalanya dengan tangannya, ia meratap,
"Sangat parah, sehingga satu-satunya milik saya yang masih tersisa
hanya Allah." Wajah sang pendeta berseri-seri. "Dengan senang hati
saya meyakinkan Anda bahwa orang yang hanya memiliki Allah, memiliki
kekuatan yang lebih dari cukup untuk memperoleh kemenangan besar!"
Dalam bacaan Alkitab hari ini, bangsa Yehuda juga sedang menghadapi
masalah. Mereka sadar bahwa tak punya cukup kekuatan dan kehabisan
cara untuk mengalahkan musuh. Yang tersisa hanya Allah! Namun, Raja
Yosafat dan rakyatnya melihatnya sebagai sumber harapan, bukannya
keputusasaan. "Mata kami tertuju kepada-Mu," seru mereka kepada
Allah (2 Tawarikh 20:12). Dan mereka tidak dikecewakan karena Dia
memenuhi janji-Nya: "Bukan kamu yang akan berperang melainkan Allah"
(ayat 15).
Apakah Anda sedang dalam situasi di mana segala milik Anda lenyap?
Ketika Anda mengarahkan pandangan kepada Tuhan dan menaruh harapan
kepada-Nya, Anda akan mendapatkan pemenuhan janji Allah, dan Anda
tidak akan membutuhkan apa-apa lagi —Joanie Yoder
KETIKA ALLAH ADALAH SATU-SATUNYA YANG ANDA MILIKI,
ANDA TELAH MEMILIKI SEGALA YANG ANDA BUTUHKAN
|