Bacaan : Bilangan 11:13
Dalam sebuah khotbahnya pada bulan Juli 2006, Pdt. Will Bowen dari
Gereja One Community Spiritual Center, Kansas City, Amerika,
menyerukan gerakan berhenti mengeluh. Ia lantas membagikan gelang
karet berwarna ungu kepada setiap anggota jemaatnya. Aturan mainnya
sederhana, gelang itu harus dipakai terus menerus selama 21 hari di
salah satu pergelangan tangan, bisa kanan atau kiri. Dan selama itu
tidak boleh mengeluh. Jika hal tersebut dilanggar, maka gelang itu
harus dipindahkan ke pergelangan tangan yang lain dan jumlah hari
dihitung kembali lagi dari awal. Saat ini, gelang karet itu telah
tersebar sebanyak enam juta buah di seluruh dunia. Banyak orang telah
merasakan perubahan positif karena menjalankan program berhenti
mengeluh ini, khususnya dalam berelasi dan bekerja sama dengan orang
lain.
Rupanya manusia memang cenderung lebih mudah mengeluh atau
bersungut-sungut daripada bersyukur; lebih mudah melihat hal-hal yang
kurang daripada hal-hal baik dalam hidupnya. Seperti sikap umat
Israel. Kasih dan pemeliharaan Tuhan kepada mereka selama berada di
padang gurun begitu jelas-mulai dari mengirimkan tiang awan dan tiang
api untuk menuntun mereka, sampai mengirimkan burung puyuh dan manna
untuk makanan mereka-tetapi tetap saja mereka suka mengeluh.
Sikap suka mengeluh ini tidak ada gunanya. Dan Tuhan juga tidak
senang. Karenanya harus dilawan; jangan dituruti, apalagi dijadikan
kebiasaan. Caranya, fokuskan pikiran pada hal-hal yang baik dalam
hidup ini, dan berusahalah untuk selalu berkata positif -AYA
MENGELUH DAN BERSYUKUR ITU SOAL PILIHAN
PILIHLAH UNTUK SELALU BERSYUKUR
|