Bacaan : Mazmur 4
Sepertiga usia hidup kita dihabiskan untuk tidur. Jika Anda berusia
45 tahun, Anda sudah tidur lima belas tahun lamanya! Tidur itu
penting, sebab di waktu itulah tubuh beristirahat sambil mengganti
sel-sel yang rusak. Saat kita tidur, terjadi pemulihan dan
penyegaran. Orang yang tidak bisa tidur berhari-hari akan terganggu
kesehatannya. Ini sering dialami oleh mereka yang sedang dirundung
masalah. Beban pikiran kerap dibawa sampai ke pembaringan, hingga
tidak bisa tidur.
Mazmur 4 berisi doa yang dinaikkan pemazmur, ketika ia difitnah dan
dirugikan oleh orang-orang besar (ayat 3). Ia telah memohon belas
kasihan Tuhan. Ia meminta agar Tuhan membela perkaranya (ayat 2),
tetapi belum ada jawaban. Rasa marah dan jengkel berkecamuk dan terus
terbawa sampai di atas tempat tidur (ayat 5). Pemazmur lalu menemukan
solusi kreatif. Ia berupaya menguasai diri (ayat 5), lalu menyerahkan
segenap pergumulannya kepada Tuhan. Ia belajar mengimani bahwa Tuhan
pasti akan "memperlihatkan yang baik", asal ia tetap berada di
jalan-Nya (ayat 6,7). Keyakinan bahwa dirinya dibela Tuhan membuat
pemazmur memperoleh kedamaian batin. Alhasil, ia bisa tidur di tengah
masalah yang belum terselesaikan.
Adakah kekhawatiran, kemarahan, atau masalah yang belum selesai
membuat Anda tidak bisa tidur? Belajarlah dari pemazmur. Jangan bawa
pikiran ruwet itu sampai ke pembaringan tempat kita seharusnya
beristirahat. Serahkan semua beban Anda. Bawa pada Tuhan sebelum
tidur, lalu lepaskan. Tidurlah sambil percaya, esok pagi Dia akan
membangunkan Anda dengan kekuatan dan semangat baru! -JTI
ANDA INGIN MELIHAT BUKTI PENYERTAAN ALLAH?
DIA MEMBUAT Anda BISA TIDUR NYENYAK DI TENGAH MASALAH
|