Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > TAK BERCACAT
< Juli
2009
>
M S S R K J S
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  


Cari di Arsip e-Renungan Harian Cari di e-RH
Lihat Arsip e-Renungan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Renungan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs Renungan Harian

Jumat, 31 Juli 2009

Bacaan Setahun : Nahum 1-3
Nats : Kamu harus berusaha, supaya kamu didapati-Nya tidak bercacat dan tidak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia (2Petrus 3:14)

TAK BERCACAT

Bacaan : 2Petrus 3:9-15

Kota Bandung terkenal dengan Factory Outlet-nya. Tempat orang bisa berbelanja produk fashion dari merek ternama dengan harga miring. Pakaian sisa ekspor yang dijajakan di sana bagus-bagus. Harganya pun jauh di bawah harga outlet resmi. Namun, di antaranya ada pula barang yang tidak lolos kendali mutu (quality control). Produk ini cacat sedikit. Entah potongan, jahitan, bahan, atau warnanya tidak sesuai pesanan. Walaupun hanya cacat sedikit, pihak pemesan menganggapnya tidak layak ekspor!

Ketika memberitakan bahwa hari Tuhan pasti akan datang, Rasul Petrus menekankan betapa pentingnya kita hidup "tak bercacat dan tak bernoda" (ayat 14). Kata "tak bercacat" berkait erat dengan tradisi persembahan korban. Di Perjanjian Lama, setiap hewan korban harus diteliti dulu sebelum dipersembahkan. Ada semacam kendali mutu! Hanya yang dipandang tidak bercacat, yang pantas dipersembahkan kepada Tuhan. Bagi kita, hidup "tak bercacat" berarti berjuang terus agar hidup kita layak dipersembahkan bagi Tuhan. Masa penantian ini adalah kesempatan dari Tuhan untuk kita berbenah diri (ayat 9,15). Roh Kudus bisa membentuk kita sedikit demi sedikit, hingga kelak kita kedapatan tak bercacat saat kedatangan Tuhan.

Bagian mana dalam hidup Anda yang merupakan "cacat" di mata Tuhan? Sudahkah Anda berupaya membenahinya, atau masa bodoh dan berkata "cacat sedikit tidak mengapa"? Cepat atau lambat, kita semua harus menghadap hadirat Tuhan. Jangan sia-siakan kesempatan berbenah diri ini. Buatlah "proyek berbenah diri" jangka panjang, dengan pimpinan Roh Kudus! -JTI

MASALAHNYA BUKAN KAPAN DIA DATANG

MELAINKAN SUDAH LAYAKKAH KITA KAPAN PUN DIA DATANG?
Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini  


Laporan Masalah/Saran