Bacaan : 2Petrus 3:9-15
Kota Bandung terkenal dengan Factory Outlet-nya. Tempat orang bisa
berbelanja produk fashion dari merek ternama dengan harga miring.
Pakaian sisa ekspor yang dijajakan di sana bagus-bagus. Harganya pun
jauh di bawah harga outlet resmi. Namun, di antaranya ada pula barang
yang tidak lolos kendali mutu (quality control). Produk ini cacat
sedikit. Entah potongan, jahitan, bahan, atau warnanya tidak sesuai
pesanan. Walaupun hanya cacat sedikit, pihak pemesan menganggapnya
tidak layak ekspor!
Ketika memberitakan bahwa hari Tuhan pasti akan datang, Rasul Petrus
menekankan betapa pentingnya kita hidup "tak bercacat dan tak
bernoda" (ayat 14). Kata "tak bercacat" berkait erat dengan tradisi
persembahan korban. Di Perjanjian Lama, setiap hewan korban harus
diteliti dulu sebelum dipersembahkan. Ada semacam kendali mutu! Hanya
yang dipandang tidak bercacat, yang pantas dipersembahkan kepada
Tuhan. Bagi kita, hidup "tak bercacat" berarti berjuang terus agar
hidup kita layak dipersembahkan bagi Tuhan. Masa penantian ini adalah
kesempatan dari Tuhan untuk kita berbenah diri (ayat 9,15). Roh Kudus
bisa membentuk kita sedikit demi sedikit, hingga kelak kita kedapatan
tak bercacat saat kedatangan Tuhan.
Bagian mana dalam hidup Anda yang merupakan "cacat" di mata Tuhan?
Sudahkah Anda berupaya membenahinya, atau masa bodoh dan berkata
"cacat sedikit tidak mengapa"? Cepat atau lambat, kita semua harus
menghadap hadirat Tuhan. Jangan sia-siakan kesempatan berbenah diri
ini. Buatlah "proyek berbenah diri" jangka panjang, dengan pimpinan
Roh Kudus! -JTI
MASALAHNYA BUKAN KAPAN DIA DATANG
MELAINKAN SUDAH LAYAKKAH KITA KAPAN PUN DIA DATANG?
|