Bacaan : Markus 9:2-9
Operasi plastik, belakangan ini makin banyak saja peminatnya. Orang
rela menghabiskan uang puluhan juta rupiah untuk mengubah bentuk
wajah maupun tubuhnya. Lewat operasi itu, diharapkan bagian tubuh
yang tidak menarik bisa langsung diubah menjadi lebih cantik. Orang
gemuk bisa mendadak menjadi kurus. Pendeknya, orang merindukan
terjadinya perubahan radikal. Sebuah metamorfosis. Bagai ulat buruk
rupa berubah menjadi kupu-kupu nan jelita. Hasil akhirnya beda jauh
dari asal mulanya.
Kata "metamorfosis" terdapat di Alkitab. Istilah Yesus "berubah rupa"
dalam Markus 9:2 memakai kata metamorpheo dalam bahasa aslinya. Di
depan ketiga murid-Nya, Tuhan Yesus bermetamorfosis. Tubuh fisik-Nya
berubah. Bersinar memancarkan kemuliaan Allah. Menurut Rasul Paulus,
kita pun kelak akan memiliki tubuh baru; memperoleh "rupa surgawi"
yang memancarkan cahaya kemuliaan Kristus (1 Korintus 15:49). Tubuh
kita akan diubah menjadi seperti Dia. Namun sebelumnya, di dunia ini,
hati kita dulu yang perlu mengalami metamorfosis. Saat Yesus
dimuliakan, suara dari surga berkata, "Dengarkanlah Dia!" (ayat 7).
Mendengarkan Yesus adalah kunci terjadinya metamorfosis hati.
Mendengar berarti menaati. Semakin kita taat, semakin hati kita
diubah menjadi seperti Yesus.
Sudahkah metamorfosis hati terjadi dalam diri Anda? Jika Anda
menghadiri reuni, apakah teman-teman lama Anda bisa melihat sifat
Anda yang kini berubah? Sifat-sifat buruk lenyap digantikan dengan
sifat baik? Hidup beriman yang sehat tidak pernah mandek. Bersama Roh
Kudus, relakan diri Anda terus diubah menjadi makin indah --JTI
JIKA ANDA TIDAK MAU DIUBAH OLEH ALLAH
DUNIALAH YANG AKAN MENGUBAH ANDA
|