Bacaan : 1Samuel 17:31-37
Di mana Anda berharap bertemu dengan Allah? Kapan Anda berpikir Anda
mungkin akan bertemu dengan-Nya? Biasanya kita berpikir akan bertemu
dengan Allah di gereja. Atau, kita berpikir akan bertemu dengan-Nya
ketika bersaat teduh di tempat yang khusyuk atau ketika sedang
berdoa. Namun, hari itu Allah menjumpai saya di tempat yang tidak
"biasa". Saya bertemu dengan-Nya di dapur. Di tengah aktivitas
memotong sayuran dan bergelut dengan wajan penggorengan. Ketika
itulah saya sadar, kita bisa mengenal Allah tidak hanya di gereja,
tetapi di mana pun.
Apa yang membuat Daud berani menantang Goliat, raksasa Filistin yang
tingginya 2,97 m dan membawa senjata seberat 56,7 kg? Daud berani
karena ia sudah melewati banyak pertempuran bersama Tuhan selama ia
melakukan tugasnya sebagai gembala domba (ayat 34-37). Daud mengalami
kuasa dan penyertaan Tuhan selama ia bergelut dengan pekerjaannya
sehari-hari yang dianggap remeh oleh banyak orang, termasuk oleh
kakaknya (ayat 28). Daud bertemu dengan Tuhan bukan di rumah-rumah
ibadah, tetapi di dalam keseharian dan kesunyian pekerjaannya.
Imannya kepada Tuhan dibangun dari pengalaman sehari-hari. Iman
itulah yang membuat Daud berani melawan Goliat dan keluar sebagai
pemenang.
Tuhan pun rindu kita mengalami hal yang sama dengan Daud. Tuhan rindu
kita mengenal Dia tidak hanya di gereja, tetapi juga lewat pengalaman
kita sehari-hari. Tuhan rindu kita mengalami pertolongan-Nya dalam
setiap permasalahan yang kita hadapi. Pilihannya ada pada kita: hari
ini, maukah kita berjalan denganNya, bertanya kepada-Nya untuk setiap
keputusan yang akan kita buat? -GS
ALLAH TIDAK HANYA INGIN BERTEMU KITA SEKALI SEMINGGU
DIA INGIN BERSAMA KITA SETIAP SAAT
|