Bacaan : Kisah 3:12-19
Seorang mahasiswa sakit gigi. Dokter berkata gigi belakangnya harus
dicabut lewat operasi bedah mulut. Gigi lainnya juga banyak yang
berlubang. Perlu perawatan intensif, tetapi mahasiswa itu tidak punya
cukup uang! Sang dokter kristiani memandangnya, lalu berkata: "Jangan
khawatir. Kamu urusi saja semua kuliahmu, biarkan saya mengurusi
gigimu. Nanti sesudah lulus dan bekerja, baru kamu bayar biaya
perawatannya." Sang mahasiswa terharu. Baginya, dokter itu adalah
malaikat penolong. Seorang yang Tuhan kirim untuk menolongnya di masa
sulit.
Petrus dan Yohanes adalah "malaikat penolong" bagi orang lumpuh yang
duduk di depan Bait Allah. Tiap hari ia duduk dekat pintu Gerbang
Indah, tetapi hidupnya tidak indah. Kelumpuhan sejak lahir membuatnya
bergantung pada belas kasihan orang lain. Suatu hari, Petrus dan
Yohanes berpapasan dengannya saat akan memasuki Bait Allah. Pada
momen itu, Petrus sadar bahwa Allah menginginkannya berbuat sesuatu
bagi si lumpuh. Maka, ia menawarkan kesembuhan dalam nama Tuhan
Yesus. Si lumpuh percaya. Mukjizat pun terjadi. Dia berdiri,
berjalan, bahkan melompat-lompat! Pertemuan yang hanya berlangsung
beberapa menit itu mengubah seluruh jalan hidupnya!
Tuhan ingin memakai Anda menjadi malaikat penolong bagi orang yang
berpapasan dengan Anda di jalan hidup Anda. Kita harus peka. Jika
melihat orang perlu pertolongan atau perhatian, lakukanlah sesuatu.
Berikanlah apa yang Anda punya. Bantuan. Pelukan. Ucapan yang
mengobarkan semangat. Berita Injil. Sayang jika momen itu lewat
dengan sia-sia. -JTI
JANGAN BIARKAN HARI BERLALU
TANPA MENYENTUH HIDUP ORANG-ORANG DI SEKITAR ANDA
|