Bacaan : Wahyu 2:1-7
Resep cinta yang sejati adalah jatuh cintalah pada orang yang sama
berkali-kali! Jika hanya jatuh cinta sekali, lalu sesudah itu tidak
pernah lagi, cinta perlahan-lahan menjadi dingin dan hubungan menjadi
hambar. Bisa saja berbagai kewajiban sebagai kekasih masih dilakukan
secara rutin, tetapi tanpa rasa cinta semuanya hampa dan sia-sia
(bandingkan: 1 Korintus 13:1-3).
Begitulah pengalaman jemaat Efesus dalam hubungan mereka dengan
Tuhan. Mereka masih sedia berjerih payah dan bertekun melayani,
bahkan sangat tegas menghadapi ajaran sesat (ayat 2). Mereka rela
menderita demi Yesus (ayat 3). Tragisnya, kasih mereka kepada Tuhan
sudah berubah menjadi kewajiban dan rutinitas yang biasa saja
dilakukan. Akibatnya, pelayanan menjadi hambar. Tuhan pun menegur
mereka dengan keras (ayat 5). Tanpa kasih mereka tidak akan efektif
menjadi saksi-Nya, mereka akan gagal menjadi pelita Tuhan bagi dunia.
Jika mereka tidak belajar lagi untuk mengasihi, cahaya mereka akan
semakin redup dan Tuhan akan membubarkannya atau mengambil kaki
pelita Tuhan dari Efesus.
Kita tentunya pernah mengalami kasih yang semula, yaitu kasih yang
berkobar saat pertama kali berjumpa secara pribadi dengan Kristus.
Gairah dan kasih ini bisa redup dengan berjalannya waktu. Ketika
kasih semakin dingin, pelayanan pun dikerjakan lebih sebagai
kewajiban daripada ungkapan kasih pada Tuhan. Bacaan kita
mengingatkan, betapa seriusnya hal ini.
Apakah Anda sedang mengalaminya? Mintalah anugerah untuk jatuh cinta
lagi kepada Tuhan. Hari ini! -DBS
ANDA PERLU JATUH CINTA KEPADA TUHAN
SETIAP HARI
|