Bacaan : Matius 5:14-16
Hampir semua dari kita mengenal sebuah permainan anak-anak yang
namanya petak umpet. Dalam permainan tersebut, setiap pemain harus
bersembunyi sedemikian rupa hingga tak bisa ditemukan oleh pemain
yang lainnya. Semakin pintar ia bersembunyi maka semakin hebatlah si
pemain. Namun, tidak demikian dengan kekristenan. Orang kristiani
tidak dipanggil untuk sembunyi, tetapi untuk tampil. Tuhan Yesus
menyatakan bahwa kita adalah terang dunia. Terang itu harus tampak
atau tampil, tidak boleh disembunyikan. Masalahnya apa yang harus
ditampilkan? Tuhan Yesus menjelaskan lebih lanjut bahwa yang harus
ditampilkan oleh orang kristiani bukan perhiasan salib yang menempel
di kalung, mobil mewah, atau hal-hal yang berkenaan dengan materi,
melainkan kebaikan hati atau perbuatan baik.
Menampilkan perbuatan baik bukanlah untuk pamer supaya orang lain
melihat kita baik dan dermawan, melainkan kemuliaan Tuhanlah
tujuannya. Dalam ayat 16 dikatakan dengan jelas "supaya mereka
melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di surga".
Perkataan ini dengan jelas menyatakan bahwa kita melakukan perbuatan
baik bukan untuk kemuliaan diri, melainkan untuk kemuliaan Tuhan.
Banyak orang kristiani dikenal baik hanya ketika ia di gereja. Namun,
tidak demikian jikalau ia berada di luar gereja. Itulah sebabnya
mengapa golongan ini disebut golongan anak Tuhan petak umpet.
Kehadirannya sebagai terang tidak tampak karena ia bersembunyi dengan
baik. Padahal yang Tuhan Yesus inginkan adalah terang itu tampak dan
diketahui banyak orang -RY
JANGAN LETAKKAN TERANG DI BAWAH GANTANG
TETAPI DI ATAS KAKI DIAN
|