Bacaan : Lukas 2:8-20
Natal 2004 adalah natal pertama saya di China (ketika studi di sana).
Natal pertama tanpa keluarga; tanpa pohon Natal; tanpa kebaktian
Natal; tanpa kartu Natal; tanpa lagu Natal; bahkan tanpa libur natal!
Namun, di tengah keadaan demikian, saya justru menemukan makna Natal
yang sejati. Pada tanggal 24 Desembersahabat saya dibaptis; dan saya
berkesempatan melihat sebuah hidup yang sungguh diubahkan oleh
Kristus. Sejak sahabat saya menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juru
Selamat pribadi, ia telah banyak berubah-dari orang yang keras
menjadi orang yang lembut hati; dari orang yang tak memiliki hubungan
dengan Tuhan, menjadi orang yang bergaul erat dengan Dia.
Ketika itu barulah saya sadar bahwa inilah arti Natal. Yesus datang
ke dunia untuk menyelamatkan orang-orang berdosa dan mengubah hidup
mereka-menjadikan hidup yang tak berarti menjadi berarti. Demikian
pula mukjizat Natal pertama yang dialami para gembala. Mereka hidup
biasa-biasa saja, tetapi sebuah berita dari malaikat mengubahkan
hidup mereka. "Telah lahir bagimu Juru Selamat" (ayat 11). Bukan bagi
orang lain, tetapi bagimu. Mereka pun menemui bayi Yesus lalu pulang
sambil memuji-muji Allah (ayat 20).
Natal tak akan berarti sebelum kita bertemu dengan Kristus. Dan,
mukjizat natal adalah ketika seseorang tersesat dapat bertemu dengan
Sang Juru Selamat-Juru Selamat yang lahir baginya. Sudahkah Anda
mengalami Kristus lahir di hati Anda? Sudahkah Anda mengalami
perubahan hidup karena-Nya? Jika belum, Dia rindu melakukannya hari
ini -GS
NATAL TERINDAH TERJADI
KETIKA YESUS LAHIR DI HATI YANG HANCUR
|