Bacaan : Yakobus 4:13-17
Menyusun resolusi adalah hal yang kerap dilakukan orang di awal
tahun. Namun, banyak orang begitu semangat menyusun resolusi agar
menjadi "lebih baik", kemudian lupa ketika waktu berlalu. Ada banyak
hal membuat kita sulit mewujudkan resolusi. Akan tetapi, ada satu hal
penting yang bisa menjadi pangkal kegagalan kita, yakni saat kita
menyusun resolusi dengan pertanyaan yang salah, "Apa yang ingin saya
capai tahun ini?" atau "Apa yang ingin saya lakukan tahun ini?"
Sebagai orang-orang yang menjadikan Yesus sebagai Raja atas hidup
ini, bukankah seharusnya kita mendasarkan resolusi pada pertanyaan,
"Tuhan, apa yang Engkau ingin aku lakukan tahun ini? Apa yang Engkau
ingin agar saya capai tahun ini?" Ada dua alasan mengapa kita harus
melibatkan Tuhan dalam menyusun resolusi.
Pertama, Yakobus mengingatkan agar kita tidak melupakan Tuhan dalam
perencanaan, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok (ayat
14). Yakobus menasihati supaya kita berkata, "Jika Tuhan
menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu" (ayat 15).
Hanya Tuhan yang tahu apa yang akan terjadi di sepanjang tahun ke
depan. Namun, Tuhan akan memimpin kita untuk membuat keputusan yang
tepat, saat kita membuat rencana bersama-Nya.
Kedua, kita mesti ingat bahwa tujuan utama hidup kita adalah menjadi
serupa dengan Kristus (Roma 8:29). Karena itu, fokus resolusi kita
seharusnya adalah menjadi apa yang Tuhan mau, bukan sekadar menjadi
lebih baik menurut ukuran manusia.
Mari membuat dan menjalani resolusi bersama Tuhan. Peganglah janji
Tuhan, bahwa Dia akan "turut bekerja dalam segala sesuatu" di
sepanjang tahun ini -GS
JANGAN KATAKAN KEPADA TUHAN APA YANG BAIK MENURUT KITA
TANYAKAN KEPADA TUHAN APA YANG DIA PIKIR BAIK BAGI KITA
|