Bacaan : 1Samuel 17:40-50
Kejutan sesuatu yang tidak terduga; diduga tidak terjadi malah itu
yang terjadi, disangka terjadi malah tidak terjadi. Dalam permainan
sepak bola kejutan kerap terjadi; di mana kesebelasan yang semula
dianggap lemah, tidak punya peluang menang, tetapi malah keluar
sebagai pemenang. Salah satu contoh adalah ketika Piala Eropa tahun
2004. Sejak awal yang dijagokan menjadi juara adalah negara raksasa
sepak bola macam Jerman, Italia, Prancis, dan Belanda. Namun, yang
kemudian menjadi juara justru Yunani, negara yang sama sekali tidak
diperhitungkan.
Peristiwa Daud mengalahkan Goliat juga kejutan. Betapa tidak, siapa
yang menduga si penjaga ternak, "anak ingusan", sanggup mengalahkan
prajurit profesional yang sangat ditakuti seperti Goliat. Namun
itulah yang terjadi. Sejarah mencatat demikian. Kita bisa
membayangkan ketika tubuh raksasa Goliat itu tumbang dihantam
"ketapel" Daud, para prajurit kedua pihak yang menyaksikan hanya bisa
melongo. Terhenyak dan terdiam.
Fenomena kejutan ini kiranya mengingatkan kita; kalau kita sedang
berada "di atas angin", hidup bergelimang sukses dan kejayaan,
hati-hati, jangan lupa diri. Jangan takabur. Sebab bisa saja dalam
sekejap semua itu amblas tak berbekas. Maka mawas diri itu penting.
Bagaimana pun kita tetaplah makhluk yang terbatas. Sebaliknya, kalau
kita berada "di bawah angin", hidup kita terus berkubang kegagalan
dan diremehkan, jangan putus asa, teruslah berusaha. Lakukan yang
terbaik. Kejutan selalu bisa terjadi kapan saja, dan dengan cara apa
saja. Seperti Daud ketika mengalahkan Goliat -AYA
MAWAS DIRILAH DI TENGAH KEGEMBIRAAN
DAN JANGAN KECIL HATI DI TENGAH KEPEDIHAN
|