Bacaan : Yohanes 1:1-14
Orang-orang kristiani dapat dikelompokkan menurut cara pandang
mereka mengenai Natal. Sebagian orang menganggap Natal sebagai hari
libur biasa dan saat berbelanja hadiah. Yang lainnya ingin
menyelamatkan momen itu dan memanfaatkannya untuk mengatakan sesuatu
yang penting tentang kelahiran Yesus kepada dunia sekuler yang sudah
kering secara rohani. Saya lebih memilih berada dalam kelompok
kedua.
Bertahun-tahun yang lalu, seorang pionir memimpin ekspedisi ke barat
untuk melintasi daratan luas Amerika Utara. Lalu tibalah ia di
sebuah tepian curam di Grand Canyon. Ia tertegun melihat pemandangan
di hadapannya; jurang sedalam 1,5 km dan selebar 29 km terhampar
begitu luas. Ia menghela napas dan berkata, "Pasti pernah terjadi
sesuatu di sini!"
Saat menjelang Natal, siapa pun yang memberi perhatian untuk melihat
dan mendengarkan segala sesuatu yang terjadi pasti akan bertanya
mengapa orang-orang melakukan segala aktivitas itu dengan tergesa-
gesa. Seseorang yang melihat meriahnya lampu-lampu, dekorasi, pesta-
pesta, dan acara-acara rohani mungkin juga akan berpikir, "Pasti
pernah terjadi sesuatu di sini."
Tentu saja, pernah terjadi sesuatu. Kita perlu menyampaikannya pada
dunia. Allah telah mengunjungi planet kita. Putra-Nya, Yesus Kristus
telah datang untuk menyatakan keberadaan Allah dan untuk mati bagi
dosa-dosa kita (Yohanes 1:1-14). Ini adalah berita yang terindah!
Tuhan datang dan hidup di antara kita sehingga kita dapat hidup
selamanya bersama Dia.
Itu sebabnya kita bersukacita di hari Natal –Haddon Robinson
UNTUK MEMBUAT NATAL ANDA BERKESAN
PUSATKAN PERHATIAN KEPADA KRISTUS
|