Bacaan : Yesaya 40: 1-11
Saya melihat-melihat beberapa majalah dan membaca artikel demi
artikel yang membahas ketegangan menghadapi liburan Natal dan
memberikan tips-tips untuk mempersiapkan Natal. Mereka memberikan
nasihat yang sudah umum: Buatlah kue lebih awal; bungkuslah sekalian
hadiah-hadiah saat Anda membelinya; jangan terlalu disibukkan oleh
aktivitas. Semua nasihat itu baik, dan saya yakin Anda juga sudah
punya pemikiran sendiri tentang beberapa hal yang perlu disiapkan.
Secara pribadi, saya ingin berbelanja lewat katalog, kalau sempat.
Orang-orang yang mendengar khotbah Yohanes Pembaptis juga mengadakan
persiapan. Bukan untuk merayakan Natal, tetapi untuk mengawali
pelayanan Yesus bagi orang banyak (Yesaya 40:3-5; Maleakhi 3:1).
Misi Yohanes adalah mempersiapkan jalan bagi Mesias melalui khotbah
yang berisi seruan untuk bertobat (Lukas 3:3). Dalam rangka
mempersiapkan kedatangan Sang Mesias, orang-orang harus membersihkan
hati mereka dengan memohon pengampunan Allah atas dosa-dosa mereka.
Saat kita bersiap-siap merayakan kedatangan Yesus di bumi,
seharusnya kita juga memperhatikan seruan Yohanes untuk bertobat
(Matius 3:2). Yang terpenting adalah kita menyambut Natal tahun ini
dengan hati yang bersih. Untuk mewujudkannya, kita harus mengakui
dosa-dosa kita, meninggalkannya, dan memperbarui persekutuan kita
dengan Tuhan. Setelah itu barulah kita dapat merayakan Natal dengan
penuh sukacita dan kedamaian.
Itulah yang semestinya kita lakukan sebagai persiapan menyambut
Natal -Dave Egner
AGAR NATAL MENJADI BERMAKNA
BERILAH KRISTUS TEMPAT UTAMA DI HATI ANDA
|