Bacaan : Daniel 10
Di sela-sela tugasnya sebagai seorang serdadu selama Perang Dunia
II, seorang kawan saya yang bernama Oscar juga menjadi kurir
militer. Ia bertugas membawa pesan ke unit-unit lain yang berada di
dekat garis depan. Pada malam hari ia harus berjalan melalui semak-
semak dan pepohonan untuk menyampaikan informasi penting tentang
strategi perang. Beberapa kali ia berpapasan dengan patroli musuh
sehingga ia terpaksa harus mengambil jalan lain. Untuk tugas ini ia
pernah tertembak lebih dari sekali.
Dalam bacaan Alkitab kita hari ini, Daniel menggambarkan suatu
peristiwa, saat malaikat masih menjadi kurir yang bertugas membawa
pesan dari surga ke bumi. Pada waktu itu, Setan berusaha menghalang-
halangi agar pesan tersebut tidak sampai. Dan kaki tangan Setan
(dalam hal ini raja orang Persia) berhasil memperlambat perjalanan
malaikat yang membawa pesan Allah itu (Daniel 10:13). Sebenarnya
tidak mengherankan, karena ini adalah bagian dari strategi perang
Setan.
Saya yakin sampai saat ini Setan dan anak buahnya terus berusaha
menghalangi agar pesan Allah tidak samapai kepada umat manusia,
bahkan dalam hal-hal yang kita hadapi sehari-hari. Misalnya saat
kita membaca Alkitab, muncul berbagai macam interupsi. Saat khotbah
disampaikan, pikiran kita mungkin melayang ke hal-hal lain. Saat
kita merasa perlu mengabarkan keselamatan dari Yesus kepada
seseorang, usaha kita mungkin terhalangi. Dalam situasi-situasi
seperti ini, kita harus merendahkan hati dan berseru memohon
pertolongan Allah (ayat 12). Dia mampu membuat pesan-Nya
tersampaikan -Dave Egner
TIPU MUSLIHAT SETAN TIDAK DAPAT MENANDINGI
KEBIJAKSANAAN ALLAH
|