Bacaan : Ibrani 5:5-15
Semua orang dapat berpartisipasi dalam olahraga, termasuk orang yang
paling lemah sekalipun. Namun, hanya orang paling kuatlah yang dapat
bertahan sebagai penonton. Menurut seorang ahli spesialis jantung,
ketika Anda menjadi penonton dan bukan peserta olahraga, ada hal-hal
yang meningkat dan menurun, yang semuanya buruk. Berat badan,
tekanan darah, denyut jantung, kolesterol, dan kadar trigliserida
meningkat. Sebaliknya, vitalitas, konsumsi oksigen, fleksibilitas,
stamina, dan kekuatan tubuh menurun.
Menjadi penonton dalam arena kehidupan kristiani juga berisiko. Ada
hal-hal yang meningkat dan menurun, tapi semuanya itu jugaburuk.
Kritik, keputusaasaan, kekecewaan, dan kejenuhan, akan cenderung
meningkat. Sebaliknya, kepekaan terhadap dosa dan kebutuhan sesama,
serta kemampuan untuk menerima firman Allah, menurun. Tentu saja,
ada saat-saat di mana kita bersukacita dan terharu ketika
mendengarkan kesaksian seseorang mengenai pekerjaan Allah yang luar
biasa dalam hidupnya. Namun itu tidak sebanding dengan bila kita
mengalami sukacita itu sendiri. Tidak ada yang dapat menggantikan
saat Anda mengalami bermacam pengalaman iman dan saat Anda
menggunakan talenta yang diberikan Allah demi kepentingan orang
lain.
Jika kita ingin menjadi dewasa dan bertumbuh semakin kuat sebagai
pengikut Yesus Kristus, kita harus berani mempertaruhkan iman kita,
dan hal itu berisiko. Namun ingatlah, risiko yang jauh lebih besar
akan kita tanggung jika kita hanya menjadi penonton –Mart De Haan II
ALLAH MEMANGGIL KITA UNTUK TERLIBAT DALAM PERTANDINGAN
BUKAN SEKADAR MENCATAT SKOR
|