|
Judul: Apa isi pemberitaan Anda?
Memberitakan Injil adalah pekerjaan penting yang harus dilakukan
setiap orang Kristen. Mengapa? Karena hanya oleh Injil
Kristuslah, orang dibenarkan. Begitu pentingnya peran Injil bagi
kehidupan Rasul Paulus sehingga ia merasa berhutang. Maka ia
memberi diri untuk memberitakan Injil, bahkan rela menderita
demi Injil (ayat 11-12a). Bahkan walau Paulus berada di dalam
penjara, ia tetap setia mengemban tugasnya. Ia percaya bahwa
Allah memakai dia di tengah berbagai situasi yang dia alami. Ia
yakin bahwa jika Tuhan telah memercayakan kepadanya tugas
sebagai pemberita Injil, maka Allah akan memelihara apa yang
telah Dia percayakan itu sampai hari-Nya tiba.
Selain itu, Paulus mengingatkan Timotius agar memerhatikan ajaran
yang dia beritakan (ayat 13-14). Paulus telah mengajari Timotius
kebenaran tentang Allah, juga mengenai cara hidup orang Kristen.
Semua itu harus Timotius teruskan kepada orang lain. Bagi
Paulus, memerhatikan pesan Injil yang diberitakan tidak kalah
penting dengan tindakan memberitakan Injil itu sendiri. Apalagi
dengan berkembangnya ajaran yang tidak sehat, yang akhirnya
membawa orang menyimpang dari ajaran yang telah Paulus ajarkan.
Mereka yang telah menyimpang itu adalah yang tinggal di Asia
Kecil, termasuk Figelus dan Hermogenes (ayat 15). Paulus
mengingatkan Timotius agar tidak sampai seperti mereka.
Sebaliknya Timotius harus meneladani keluarga Onesiforus (ayat
16-18).
Berkembangnya kekristenan telah membuka begitu banyak kesempatan
kepada jemaat Tuhan untuk terlibat aktif dalam pelayanan.
Pekabaran Injil di dalam lingkup terbatas sudah mulai digerakkan
di antara mereka yang bukan misionaris. Membawakan renungan
firman Tuhan pun telah dilakukan oleh orang-orang yang tidak
mengenyam pendidikan teologia. Namun tentu saja semua itu tidak
bisa dilakukan secara sembarangan. Bagaimanapun kita semua perlu
belajar bukan hanya mengenai cara kita menyampaikan, tetapi juga
mengenai kebenaran pesan yang kita sampaikan.
|