Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Santapan Harian > Mazmur 20
< April
2008
>
M S S R K J S
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30      


Cari di Arsip e-Santapan Harian Cari di e-SH
Lihat Arsip e-Santapan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Santapan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs In-CHRIST.net

Sabtu, 26 April 2008

Judul: Doakan pemimpin bangsa
Doa bagi pemimpin bangsa kadang dilakukan secara garis besar saja. Isi doanya pun kebanyakan berisi permohonan agar Tuhan memberikan hikmat kepada pemimpin negara agar bisa memimpin rakyat dengan bijaksana. Pernahkah kita secara khusus mendoakan petinggi negara agar serius menangani perusakan alam yang mengakibatkan banyak bencana? Atau mendoakan wakil rakyat agar menyuarakan kepentingan korban lumpur Lapindo di Jawa Timur?

Mazmur ini merupakan doa umat agar Allah melindungi raja (ayat 2, 10). Doa ini disertai dengan pemberian persembahan dan korban bakaran (ayat 4) sebelum berperang. Tujuannya bukanlah untuk meminta pengampunan dosa, melainkan untuk mencari perkenan Allah. Ketika Allah merespons, Ia akan menyatakan kehadiran dan perkenan-Nya dengan memberikan kemenangan kepada raja. Maka rakyat akan bersukacita atas kemenangan yang diraih oleh raja. Kemenangan itu terjadi bukan karena banyaknya kuda dan kereta perang yang dimiliki oleh raja. Bangsa yang memiliki bala tentara yang kuat dengan persenjataan yang lengkap pasti akan menyombongkan kekuatan mereka. Namun kekuatan semacam itu tidaklah abadi. Di dalam sejarah telah terbukti bahwa bangsa dan kerajaan adikuasa kemudian hancur menjadi debu karena kesombongan mereka. Pemazmur tahu bahwa kekuatan Israel hanya terletak pada Allah. Dialah sumber kemenangan.

Karena hanya Allah yang dapat melindungi suatu bangsa dan juga rakyatnya, janganlah takut untuk menaruh kepercayaan Anda kepada Dia, yang sanggup melakukan segala perkara. Dengan membaca situasi melalui surat kabar, televisi, atau radio, kita bisa melihat berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa ini: oknum pemerintah yang sewenang-wenang dan menekan rakyat yang buta hukum, wakil rakyat yang tidak memiliki hati untuk melayani rakyat dan memberikan telinga pada suara rakyat, pemerintah yang membuat kebijakan tanpa memperhatikan kepentingan rakyat, dsb. Kita harus berdoa secara khusus agar Tuhan turun tangan.

Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini