Bacaan : Yosua 2:1-14
Kisah tentang Rahab, perempuan sundal di Yerikho, memang
membingungkan. Ia menyambut mata-mata Israel, menyembunyikan
mereka di atas sotoh rumahnya, dan membantu mereka melarikan
diri. Kemudian nyawanya diselamatkan dan ia diberi penghargaan
dengan dimasukkan menjadi bagian dalam silsilah keluarga Mesias
(Matius 1:5). Mengapa Allah memilihnya?
Saya mendapat pengetahuan tentang Rahab di sebuah surat doa
yang ditulis Mary Tapley, yang bekerja di Campus Crusade for
Christ. Mary menuliskan, "Rahab memang seorang wanita yang Allah
persiapkan sepenuhnya untuk beriman kepada Allah. Ia telah memiliki keyakinan tentang keberadaan Allah dan mengenal karakter-Nya
(Yosua 2:11). Ketika kedua mata-mata itu datang ke rumahnya, ia
pun dengan mudah percaya kepada Allah.
Di suratnya, Mary kemudian bersaksi kepada teman barunya,
Bliss. Ketika pertama kali ia berbicara tentang Yesus, Mary
berbicara dengan hati-hati, karena ia tidak ingin membuat temannya takut. Namun ternyata Bliss telah siap, dan sebelum Mary
selesai bicara, ia bertanya kepada Mary, "Maukah kau mengajariku
bagaimana caranya menjadi seorang Kristen?" Tak lama kemudian
Bliss telah berlutut, memohon agar Yesus bersedia mengampuni
dosa-dosanya dan menjadi Juruselamatnya.
Rahab siap, Bliss pun siap. Di sekitar Anda mungkin ada
banyak orang yang telah siap untuk mempercayai Kristus. Mungkin
yang sangat mereka butuhkan saat ini adalah pemberitaan Anda
tentang Dia --DCE
Take control of my words today,
May they tell of Your great love;
And may the story of Your grace
Turn some heart to You above. --Sees
ANDA TIDAK AKAN PERNAH BERBICARA KEPADA ORANG YANG TIDAK TEPAT
TENTANG KRISTUS
|