Bacaan : Hosea 11
Seorang pria tua terbaring di sebuah rumah sakit, sementara
sang istri yang berusia 55 tahun duduk di sisinya. "Kaukah itu,
Ethel, di sampingku lagi?" bisiknya.
"Ya, sayang," jawab istrinya.
Ia berkata pelan kepada istrinya, "Ingatkah kau beberapa
tahun yang lalu saat aku dirawat di rumah sakit veteran? Kau ada
bersamaku waktu itu. Kau pun ada bersamaku saat kebakaran membuat
kita kehilangan segalanya. Dan Ethel, saat kita miskin -- kau tetap
ada bersamaku." Pria itu menarik napas panjang dan berkata,
"Ketahuilah, Ethel, betapa malangnya dirimu!"
Kisah ini hanyalah sebuah lelucon, tetapi hal ini mengingatkan kita tentang bagaimana kita dapat memutarbalikkan fakta dan
gagal untuk mengenali kasih dan kesetiaan seseorang yang mempedulikan kita.
Dalam Hosea 11 tertulis bahwa umat Allah telah menolak kasih
yang telah melahirkan mereka sebagai suatu bangsa dan memelihara
mereka selama masa-masa kritis. Mereka tidak membalas kasih-Nya,
melainkan justru membakar korban bagi patung-patung (ayat 2),
menolak untuk bertobat (ayat 5), dan membelakangi Allah (ayat 7).
Namun, sekalipun Allah marah dan merasa perlu mendisiplin mereka,
Dia tidak pernah berhenti mengasihi mereka. Dia berkata, "Hati-Ku
berbalik dalam diri-Ku, belas kasihan-Ku bangkit serentak" (ayat
8).
Bila Anda telah jauh dari Allah, Anda mungkin heran bagaimana mungkin Dia tetap mengasihi Anda. Akuilah ketidakpatuhan Anda
dan ingatlah akan kasih yang telah membuat Yesus mati supaya Anda
dapat diampuni. Kasih Allah setia menanti Anda untuk kembali
--DJD
Frail children of dust, and feeble as frail,
In Thee do we trust, nor find Thee to fail;
Thy mercies how tender! How firm to the end!
Our Maker, Defender, Redeemer, and Friend. --Grant
ANAK-ANAK ALLAH SELALU DISAMBUT
KETIKA MEREKA BERBALIK KEPADA BAPA-NYA
|