Bacaan : 1Timotius 1:1-7, 18-20
Saat berlayar di laut lepas, Anda perlu mengetahui 3 hal
penting: lokasi, tempat tujuan, dan jalur yang akan Anda tempuh.
Dengan mengacu pada peta dan menggunakan kompas, Anda dapat tiba
di tempat yang Anda tuju.
Bagian yang sulit adalah menentukan lokasi Anda pada suatu
waktu. Cuaca buruk (angin kencang, ombak yang tinggi, dan pandangan yang terbatas) dapat menciptakan kondisi-kondisi yang membingungkan para pelaut. Saya pernah mendengar tentang seseorang yang
hendak menyeberangi Danau Michigan. Ia berangkat dari Milwaukee
menuju Grand Haven. Setelah 2 jam berlayar, dengan meyakini
kemampuannya dalam mengetahui arah, ia melihat sebuah kota besar
di kaki langit--tetapi ternyata ia kembali ke kota Milwaukee!
Entah bagaimana, meski ia merasa telah berjalan ke timur, namun
ternyata sedari tadi ia hanya memutari sebuah lingkaran besar.
Bagaimanakah seorang pengikut Kristus dapat selalu berada
pada jalur yang benar dan menghindari "karam kapal rohani"?
Paulus menuliskan tentang betapa pentingnya berpegang pada iman
dan hati nurani yang murni (1Timotius 1:18-19). Kita dapat
melakukannya dengan membaca Alkitab secara teliti dan mengikuti
petunjuk Firman Allah, bergantung pada tuntunan dan pertolongan
Roh dari waktu ke waktu, dan mendengarkan nasihat bijak dari
sahabat-sahabat Kristen yang peduli kepada kita.
Bagaimana keadaan Anda? Masihkah Anda berada pada jalur-Nya
ataukah sedang dalam "karam kapal rohani"? Ambillah keputusan
sekarang juga untuk hidup dalam iman dan kekudusan, tetaplah
berjalan pada jalur-Nya sampai Anda tiba di rumah Bapa --DCE
When you rely upon the Lord
To show you what to do,
He will incline your heart and mind,
To choose His course for you. --DJD
TETAPLAH PADA JALUR KRISTUS
PERCAYALAH PADA KOMPAS FIRMAN ALLAH
|