Bacaan : Titus 2:11-3:2
Kebaktian Minggu pagi di gereja saya selalu diakhiri dengan
sebuah lagu yang didasarkan pada kata-kata John Wesley. Kami
menyanyi, "Kerjakanlah kebaikan semampumu, dengan apa yang kamu
punya, dengan segala cara, di mana pun, kapan pun, kepada siapa
pun, selama kamu bisa--kerjakanlah kebaikan semampumu." Saya
menyadari bahwa lirik lagu ini merupakan sebuah tantangan untuk
hidup seperti Yesus, yang "berjalan berkeliling sambil berbuat
baik" (Kisah Para Rasul 10:38).
Di dalam surat Paulus kepada Titus, terdapat beberapa petunjuk untuk melakukan perbuatan. Surat itu mengajarkan kepada kita
bahwa seorang pemimpin gereja harus "suka akan yang baik" (1:8).
Orang Kristen harus menjadi orang yang "rajin berbuat baik"
(2:14) dan "siap untuk melakukan setiap pekerjaan yang baik"
(3:1). Orang-orang percaya harus "berusaha melakukan pekerjaan
yang baik" (3:8).
Di mana-mana orang rindu akan jamahan Allah yang nyata
secara pribadi, dan kita sebagai orang Kristen dapat menjawab
kerinduan mereka. Hadiah terindah berupa kasih Kristus yang
dikaruniakan kepada kita ketika mempercayai-Nya sebagai Juruselamat, tidak dimaksudkan untuk kita miliki sendiri. Kasih Kristus
itu harus kita kobarkan melalui tindakan kasih, kebaikan, pertolongan, dan pemulihan di mana pun kita berada dan dalam setiap
perbuatan kita.
Kiranya ini menjadi lagu tema yang terutama pada setiap hari
bagi setiap orang Kristen -- "Kerjakanlah kebaikan semampumu" --DCM
Follow with reverent steps the great example
Of Him whose holy work was doing good;
So shall the wide earth seem our Father\'s temple,
Each loving life a psalm of gratitude. --Whittier
INGATLAH BAHWA SATU HARI DAPAT SEGERA BERLALU
SEMENTARA ANDA BELUM MENGERJAKAN KEBAIKAN UNTUK ORANG LAIN
|