|
Tujuan penderitaan orang Kristen.
Bila Anda melihat tayangan fear factor (sesuatu yang menyebabkan
ketakutan) di salah satu televisi swasta maka Anda akan
menyaksikan bagaimana para peserta ditantang untuk melakukan
berbagai kegiatan yang berbahaya, menakutkan bahkan menjijikkan.
Mengapa mereka mau melakukannya? Karena ada hadiah sebesar $
50.000 AS (empat ratus juta rupiah) yang diberikan kepada
peserta yang juara. Dalam acara fear factor ini, para peserta
rela menderita sesaat ketika mereka berlomba untuk mendapatkan
hadiah uang $ 50.000 AS itu.
Penderitaan sesaat di dunia ini yang juga dialami oleh orang Kristen
berbeda dengan perlombaan tersebut. Orang Kristen rela menjalani
penderitaan sesaat ini bukan untuk mendapatkan sebuah pujian
atau penghargaan dunia. Tentu saja penderitaan sesaat yang
dimaksudkan di sini bukanlah hukuman akibat tindakan kejahatan
(ayat 15). Sebab jika ini yang terjadi, penderitaan sesaat itu
ialah hukuman atas dosa. Ada dua alasan mengapa orang Kristen
mengalami penderitaan sesaat tersebut. Pertama, melalui
penderitaan orang Kristen dapat ambil bagian dalam penderitaan
yang telah dialami Kristus (ayat 13). Kedua, kalau orang Kristen
menderita karena nama Kristus berarti hal ini bertujuan supaya
Tuhan dimuliakan (ayat 14,16). Sejarah gereja mula-mula
membuktikan bahwa justru melalui penderitaan nama Tuhan semakin
dikenal di Yerusalem (Kis. 4:1-4).
Camkanlah:
Penderitaan sesaat bagi orang Kristen sejati justru menghasilkan
iman kepada Tuhan yang makin diteguhkan.
|