|
Anugerah Allah dalam penderitaan.
Seseorang yang sedang menderita biasanya merasa bahwa ia
sendirian, menganggap tidak ada seorang pun yang dapat
menolongnya. Ia menjauhkan diri dari persekutuan dengan Tuhan
dan sesama. Kondisi seperti ini sangatlah berbahaya bagi hidup
orang percaya karena ia merupakan "makanan empuk" bagi Iblis.
Ketika kita sedang mengalami penderitaan, itulah saatnya kita harus
lebih waspada dan siaga terhadap serangan Iblis. Karena Iblis
akan menyerang kita ibarat singa sedang mengincar dan siap
menerkam serta memangsa kita ketika kita lengah (ayat 8). Bisa
terbayangkan betapa bahayanya kondisi ini. Bila kondisi kita
seperti demikian, maka hidup kita dapat diumpamakan seperti
dalam sebuah pertandingan tinju yaitu kita atau Iblis yang kalah
(ayat 9). Iblis menginginkan orang percaya yang sedang menderita
menyangkali Tuhan, meragukan janji firman-Nya, dan tidak lagi
menaati perintah Tuhan. Firman ini menegaskan bahwa peperangan
rohani boleh dahsyat, iman boleh menerima serangan sengit,
tetapi tidak ada alasan bagi kita untuk kalah. Kita dapat kuat
dalam iman karena yang kita hadapi juga dihadapi oleh semua
orang beriman (ayat 9b, bdk. 1Kor. 10:13). Kita boleh lemah,
tetapi iman tidak boleh lemah, sebab iman tidak bertumpu pada
sumber-sumber kodrati, tetapi pada Allah dalam Yesus Kristus
(ayat 10-11,12b).
Petrus bukan sekadar menasihati kita untuk menjadikan anugerah Tuhan
sebagai perisai tatkala penderitaan menghadang, tetapi ia juga
menerapkannya. Hal ini dibuktikannya saat ia mati sebagai martir
karena imannya tak tergoyahkan kepada Tuhan (menurut cerita
tradisi di kalangan orang percaya zaman gereja mula-mula ia
disalibkan dalam posisi tubuh terbalik). Sudahkah Anda menang
atas penderitaan dengan iman yang tak goyah? Banyak kesaksian
mengokohkan ajaran firman bahwa justru penderitaan bukan
melemahkan, tetapi menguatkan dan memurnikan iman. Itu sebabnya
Tuhan mengizinkan hal ini dalam pengalaman hidup anak-anak-Nya.
Renungkan:
Tidak ada zona damai dan aman dalam dunia ini, kecuali dalam
lindungan anugerah Tuhan.
|