|
Sikap yang mendatangkan hukuman Allah.
Orang mudah mengucapkan sumpah dalam percakapan, pengadilan,
janji setia, bahkan ada orang Kristen yang berani bersumpah demi
nama Tuhan untuk menutupi kebohongannya atau memperoleh
keinginannya.
Sebenarnya, sumpah yang mudah diucapkan berasal dari perkataan
berlebihan seperti: ujaran "kotor", sombong, sembrono, fitnah,
dll. Kata serupa ini tidak layak diucapkan oleh anak Tuhan sebab
mendatangkan hukuman Tuhan (Mat. 12:36-37). Sumpah yang
diucapkan dengan menyalahgunakan nama Tuhan demi kepentingan
diri menyatakan sikap tidak menghormati Tuhan (Pkh. 5:1-3).
Sikap ini dimulai dari hati yang tidak tertuju kepada-Nya (ayat
4:17). Pernahkah Anda membaca tanda peringatan "Awas! Ada anjing
galak!" Tanda ini diberikan agar tamu yang berkunjung hati-hati
saat masuk rumah itu sebab penghuni rumah memelihara seekor
anjing. Cara aman untuk memasuki rumah itu adalah dengan
berjalan di samping tuan rumah. Kita pun memerlukan peringatan
serupa agar tidak menimbulkan dosa (ayat 5:5). Apabila kita
sadar bahwa kita berjalan bersama dengan Tuhan maka kita akan
menjadi lebih berhati-hati dengan sumpah, perkataan berlebihan
dan semua tindakan (ayat 5:6).
Cara untuk menjaga perkataan dan tindakan kita memperkenan Tuhan
adalah berjalan bersama Tuhan. Hiduplah dengan kesadaran penuh
bahwa Tuhan melihat dan mengawasi perkataan dan perbuatan kita
meskipun Ia tidak hadir secara fisik.
Ingat:
Alasi tiap perkataan dan tindakan atas pertimbangan yang cermat.
|