|
Diselamatkan untuk memberkati.
Tujuan orang Kristen diselamatkan ada dua. Pertama, agar kita
bisa menjadi "alat di tangan" Tuhan untuk membangun gereja-Nya.
Kedua, agar Tuhan dapat menggunakan kita untuk menjadi berkat
bagi dunia ini. Kedua tugas ini berjalan bersama-sama di dalam
diri setiap anak Tuhan.
Petrus menggunakan dua ilustrasi untuk menggambarkan kedua tugas
kristiani tersebut. Pertama, ilustrasi batu hidup menunjuk
kepada tugas pembangunan tubuh Kristus yaitu Gereja sebagai
tugas kristiani pertama (ayat 5). Sebagaimana Kristus sudah
menjadi batu penjuru bagi bangunan "rumah rohani" demikian juga,
setiap anak Tuhan harus menjadi "batu hidup" untuk
pembangunannya. Dengan demikian, Kristus adalah dasar
persekutuan anak-anak Tuhan yang menjadi pengikat mereka menjadi
satu. Persekutuan anak-anak Tuhan ini disebut juga imamat yang
rajani. Istilah imamat yang rajani menunjuk kepada fungsi imam
atau "jembatan" antara manusia dan Tuhan. Hal ini berarti setiap
anak Tuhan adalah imam bagi sesamanya dan alat bagi orang yang
belum percaya untuk mengenal Tuhan Yesus. Kedua, ilustrasi
bangsa yang kudus untuk mengungkapkan tugas kristiani kedua
(ayat 9). Istilah bangsa yang kudus diambil dari Perjanjian Lama
dan menunjuk kepada Israel yang dipilih Tuhan untuk menjadi
bangsa yang dikhususkan (Kel. 19:6). Tujuannya adalah supaya
Israel menjadi teladan sebuah bangsa yang hidup seturut dengan
firman Tuhan, dan sekaligus menjadi saluran berkat bagi bangsa
lain untuk mengenal Tuhan yang sejati. Umat Tuhan pada masa kini
bagaikan bangsa Israel rohani yang dikhususkan Tuhan untuk
memberkati dunia ini.
Kita dipanggil untuk menjadi saksi hidup kudus dalam bentuk
persekutuan imamat yang rajani (tugas pertama), dan untuk
membawa setiap orang yang belum percaya bertemu dengan Tuhan
Yesus dan memperoleh keselamatan (tugas kedua).
Yang kulakukan:
Aku akan hidup kudus supaya dapat menjadi teladan di keluarga,
pekerjaan, dan lingkunganku. Aku siap membawa mereka dan
memperkenalkan Kristus kepada mereka.
|