Bacaan : Yesaya 58:6-12
Seorang lelaki tua berumur 89 tahun, yang suka menciptakan kata-kata
baru untuk menggambarkan masalah-masalah umum, menyebut seseorang
yang suka menyalahkan segala sesuatu dengan sebutan penentang
(againstovist). "Apa pun yang Anda usulkan," katanya, "akan ia
tentang, dan ia akan mencari kesalahan dalam setiap hal yang Anda
lakukan."
Saya merenungkan kata-katanya dan sering kali merasa bersalah karena
sering menjadi orang seperti yang ia gambarkan. Ketika saya ingin
menjadi orang yang "realistis," ternyata saya lebih cenderung
menjadi penentang (againstovist)." Padahal itu tidak berkenan bagi
Allah.
Dalam Kitab Yesaya 58, Nabi Yesaya berkata bahwa gaya hidup
berkorban yang Allah inginkan adalah: "melepaskan tali-tali kuk,
supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya" (ayat 6), "tidak
lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk
orang dengan jari dan memfitnah" (ayat 9).
Apabila saya membuat seseorang tertekan dengan kritikan dan kata-
kata pedas yang menyakitkan hati, maka Allah akan berkata bahwa saya
harus berubah. Dia tidak ingin saya mencari-cari kesalahan, tetapi
Dia ingin saya memerdekakan dan membebaskan orang lain. Alih-alih
menyalahkan orang lain, lebih baik saya mengulurkan tangan untuk
menolong.
Saya tidak bisa menemukan satu kata baru untuk menggambarkan orang
yang dapat melepaskan beban dan memberikan kebebasan, tetapi saya
yakin teman saya tadi bisa. Dan saya berharap kata yang akan
ditemukan itu menggambarkan diri saya – David McCasland.
BERILAH SEMANGAT KEPADA ORANG LAIN–
JANGAN HANCURKAN HATI MEREKA
|