Bacaan : Lukas 9:1-3, 22:35-38
Pada tahun-tahun pertama saya bekerja secara purna waktu dengan
orang lain dalam suatu pelayanan kristiani, terkadang kami tidak
mendapat gaji karena tidak ada uang untuk menggaji kami. Namun jika
direnungkan kembali masa-masa itu, saya melihat bahwa saya tidak
kekurangan apa pun.
Ketika Yesus mengutus murid-murid-Nya untuk berkhotbah, Dia meminta
agar mereka tidak membawa bekal berupa uang, makanan, atau pakaian
(Lukas 9:3). Namun sebelum Dia ditangkap, Yesus berkata agar murid-
murid-Nya membawa pundi-pundi, bekal, bahkan membeli pedang (22:36).
Adakah Yesus menentang perkataan-Nya sendiri? Tidak. Saya percaya
Dia hendak mengajarkan dua pelajaran yang sama pentingnya. Dia ingin
agar para murid-Nya belajar bergantung kepada-Nya (9:3), dan
mempersiapkan diri menghadapi masa-masa sulit yang telah menanti
(22:36,37). Selanjutnya, mereka juga belajar bahwa Dia tidak ingin
mereka menggunakan pedang untuk membela Dia (ayat 49-51).
Kedua prinsip Yesus ini, yaitu bergantung kepada Dia saat melayani
Dia, dan melakukan apa saja yang bisa kita kerjakan agar siap
menghadapi segala situasi di masa depan, merupakan prinsip-prinsip
yang saya coba terapkan dalam hidup dan pelayanan. Pada masa awal
pelayanan, saya belajar bahwa kita harus taat kepada Tuhan dan
percaya bahwa Dia akan memenuhi kebutuhan kita sehari-hari. Saya
juga belajar bahwa Dia ingin kita bersikap bijaksana dan melakukan
apa yang bisa kita kerjakan agar siap menghadapi masa depan.
Kita cenderung berpikir bahwa kita perlu melakukan ini dan itu.
Namun Tuhan ingin agar kita percaya ... dan bersiap menghadapi masa
depan –Albert Lee
PERCAYAKAN HARI INI KEPADA ALLAH
DAN BERSIAPLAH UNTUK ESOK HARI
|