|
Judul: Yesus berkuasa
Kita semua tahu bahwa Yesus adalah Tuhan yang berkuasa, tetapi
sejauh mana kita mengamini dan mengalami kuasa itu di dalam
hidup kita. Misal ketika kita sedang menghadapi pencobaan,
kesulitan, atau masalah lain. Jangan-jangan kita malah meragukan
penyertaan dan campur tangan Tuhan di dalam kehidupan kita pada
saat demikian.
Bacaan hari ini memperlihatkan tiga mukjizat yang menyatakan kuasa
Yesus atas segala sesuatu. Pertama, Yesus berkuasa atas setan.
Kuasa Yesus ini dinyatakan melalui iman seorang perempuan
Kanaan. Ia adalah orang kafir yang belum mengenal Allah. Maka
Yesus terlebih dulu menguji apakah ia sungguh-sungguh memiliki
iman. Dimulai dengan tidak mempedulikan dan bahkan murid-murid
ingin mengusirnya (ayat 23). Lalu Yesus menekankan tujuan
misi-Nya (ayat 24), dan membandingkan perempuan itu dengan
`anjing'. Namun perempuan itu tidak putus asa (ayat 22, 25) dan
tidak marah. Sebaliknya dengan rendah hati ia merespons
perkataan Yesus secara positif (ayat 27) serta mengimani Yesus
sebagai Tuhan (ayat 27), bukan lagi anak Daud (ayat 22). Kedua,
Yesus berkuasa atas segala penyakit (ayat 29-31). Kita dapat
menyerahkan masalah penyakit kepada-Nya. Ia akan menolong dan
menyembuhkan kita menurut kehendak-Nya. Ketiga, Yesus berkuasa
atas kuantitas. Belas kasihan-Nya terhadap kebutuhan fisik orang
banyak telah mendorong Yesus menyatakan kuasa-Nya dengan
memperbanyak jumlah (kuantitas) dari hanya tujuh roti dan
beberapa ikan sehingga mampu memberi makan empat ribu laki-laki
(diperkirakan seluruhnya berjumlah sepuluh ribu lebih orang) dan
masih tersisa tujuh bakul penuh.
Tuhan memang berkuasa, marilah kita memercayai dan menyerahkan
seluruh kesulitan, penderitaan, dan permasalahan hidup kita
kepada-Nya. Ia akan memberikan jalan keluar dan menolong kita
karena tidak ada yang mustahil bagi Dia. Kita tidak perlu kuatir
atas hidup kita. Datanglah ke hadapan Tuhan dalam doa yang tidak
jemu-jemu dan penuh iman.
|