Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Santapan Harian > Matius 13:24-43
< Februari
2010
>
M S S R K J S
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28            


Cari di Arsip e-Santapan Harian Cari di e-SH
Lihat Arsip e-Santapan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Santapan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs In-CHRIST.net

Minggu, 7 Februari 2010

Judul: Lalang dan gandum
Orang yang suka berkebun tentu tahu bagaimana gemasnya melihat tanaman liar lain yang tiba-tiba tumbuh di antara tanaman yang disukai. Selain mengganggu mata, tanaman liar juga menghisap sari makanan yang seharusnya hanya untuk konsumsi tanaman yang sedang dipelihara. Biasanya orang akan segera mencabut tanaman liar itu.

Namun perumpamaan Yesus menyebutkan hal berbeda. Seseorang yang menabur benih gandum di ladangnya kemudian mengetahui bahwa ada tumbuhan lain yang terselip di antaranya (ayat 27). Ia tahu bahwa musuhlah yang menebarkan benih lalang itu. Ketika hambanya mengusulkan untuk mencabut lalang itu, dia melarang. Mengapa? Ia tidak mau gandum ikut tercabut. Maka ia membiarkan kedua tanaman itu tumbuh bersama.

Melalui perumpamaan ini, Yesus mengajarkan bahwa di antara komunitas orang beriman, terselip orang-orang yang tidak percaya Kristus. Walau demikian kita tidak bisa mengamat-amati sekeliling kita untuk mencari siapa yang kiranya termasuk golongan gandum dan siapa yang termasuk golongan lalang. Kita tak akan tahu siapa yang diselamatkan dan siapa yang tidak. Hanya Allah yang tahu. Hanya Dia yang kemudian dapat memisahkan gandum dari lalang, memisahkan yang diselamatkan dan yang tidak. Sementara itu Ia akan membiarkan orang yang beriman dan yang tidak, hidup bersama-sama sampai tiba waktu dilakukan seleksi.

Namun mungkinkah gandum dapat tumbuh dengan baik dalam suasana yang tidak kondusif seperti itu? Melalui ilustrasi ragi (ayat 33) kita bisa melihat bahwa Tuhan bekerja dengan kuasa yang tidak terlihat oleh mata manusia. Sama seperti ragi yang mengembangkan adonan dengan cara yang tidak terlihat oleh mata. Maka bila Anda memang beriman, tak perlu khawatir akan terlindas oleh kaum lalang. Tetaplah pelihara iman Anda dan setialah. Selebihnya, Allah yang akan mengerjakan pertumbuhan dalam iman Anda sampai Kristus datang untuk memisahkan kita dari kaum lalang.

Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini  


Laporan Masalah/Saran