Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)
Utama | Alkitab | Referensi | Publikasi | Komunitas | Pendidikan
Utama > Publikasi > e-Santapan Harian > Matius 12:38-50
< Februari
2010
>
M S S R K J S
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28            


Cari di Arsip e-Santapan Harian Cari di e-SH
Lihat Arsip e-Santapan Harian Arsip
Berlangganan / Subscribe e-Santapan Harian Berlangganan
In-CHRIST.net (Indonesian Christian Network) Situs In-CHRIST.net

Kamis, 4 Februari 2010

Judul: Minta tanda lagi?
Dikasih hati minta jantung, mungkin begitulah gambaran orang Farisi. Mereka dan para ahli Taurat meminta tanda dari Yesus untuk meyakinkan mereka agar memercayai Dia. Namun benarkah mereka ingin percaya Yesus? Yesus tahu hati mereka. Mereka sudah melihat Yesus mengusir setan, tetapi mereka malah menuduh Dia melakukan mukjizat dengan kuasa Beelzebul. Jelas bahwa mereka bukan tertarik pada tanda, melainkan sedang mencari cara untuk mendiskreditkan Yesus. Maka tak ada kesempatan bagi mereka untuk diyakinkan karena permintaan mereka lahir dari hati yang tak mau percaya (ayat 39). Mereka telah menolak setiap tanda yang Yesus berikan. Tinggal satu tanda lagi yang akan diberikan kepada mereka, tetapi mereka masih harus menunggu. Itulah tanda Yunus yang akan mengkonfirmasi siapa Yesus sesungguhnya. Tanda itu hanya dapat dikenali setelah mereka menyalibkan Dia. Sama seperti Yunus ada di perut ikan selama tiga hari tiga malam, begitulah Mesias akan berada di dalam kubur tiga hari tiga malam sebelum Ia bangkit.

Lalu Yesus memberi peringatan terkait ketidakpercayaan mereka, yakni tentang iman orang Niniwe dan Ratu Sheba. Mereka bukan orang Yahudi yang percaya pada Allah. Namun orang Niniwe mau percaya pada perkataan Yunus dan Ratu Sheba mengagumi hikmat Salomo dan bersedia datang dari negeri yang jauh. Bukankah mereka seharusnya lebih percaya pada Yesus karena Dia lebih besar daripada Salomo?

Hasrat untuk melihat tanda/mukjizat juga masih besar di kalangan Kristen masa kini. Salahkah? Sebenarnya tidak, asal ditempatkan dalam porsi iman yang benar. Namun jangan sampai tanda menjadi syarat untuk beriman kepada Yesus. Iman yang menyelamatkan bukan didasarkan pada tanda melainkan pada firman Tuhan. Lalu apa yang harus kita lakukan bila kita telah ikut Kristus? Hiduplah dalam komitmen penuh untuk setia kepada Dia. Lakukan kehendak Allah (ayat 46-50). Dan ingatlah bahwa jika Anda mulai undur, si jahat akan berusaha menduduki hati Anda (ayat 43-45).

Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini  


Laporan Masalah/Saran