Bacaan : Mazmur 119:97-105
Rasa cinta itu unik. Cinta membuat hati sepasang kekasih tak
terpisahkan seperti magnet. Keduanya merasa ingin selalu dekat. Jika
berpisah beberapa saat saja, rasa rindu segera menyerang. Siang dan
malam, wajah sang kekasih selalu terbayang. Apa yang sang kekasih
ucapkan selalu terngiang. Hati menjadi resah, sebelum tiba waktunya
mereka berjumpa lagi.
Dalam Mazmur 119, Daud berbicara tentang cinta. Namun bukan cinta
pada seseorang, melainkan cinta pada firman Tuhan. Di matanya,
merenungkan dan mempraktikkan hukum Tuhan bukanlah sebuah beban,
melainkan justru sebuah kesukaan. Hobi. "Betapa kucintai taurat-Mu!"
katanya. Ibarat orang sedang jatuh cinta, Daud merenungkan firman itu
siang dan malam. Apa yang membuatnya jatuh cinta pada firman Tuhan?
Daud menemukan bahwa firman Tuhan itu begitu ampuh. Firman itu
menjadikannya orang bijak yang disegani siapa pun (ayat 99-101).
Firman itu memberinya janji yang manis dan menghibur saat susah (ayat
103). Firman itu menolongnya membenci apa yang Tuhan benci (ayat 104)
dan mengarahkan masa depannya ke arah yang Tuhan mau (ayat 105). Bagi
Daud, orang yang tidak hidup dekat dengan firman, mengalami kerugian
besar!
Seberapa besar rasa cinta Anda pada firman Tuhan? Bagi Anda, apakah
membaca Alkitab merupakan kesukaan atau beban? Pandanglah firman
Tuhan sebagai e-mail harian penting dari Tuhan bagi Anda. Ada banyak
janji, nasihat, petunjuk hikmat yang Tuhan ingin sampaikan kepada
Anda setiap hari. Baca dan renungkan. Jangan dilewatkan, nanti kita
yang rugi -JTI
ISI FIRMAN TUHAN BUKANLAH ATURAN YANG MENEKAN
MELAINKAN KABAR BAIK YANG MEMBEBASKAN
|