Bacaan : 2 Korintus
1:3-7
Setiap orang pasti pernah berduka. Sebabnya bisa macam-macam; dari
kehilangan hingga kerugian, dari tersakiti hingga terabaikan. Ketika
susah, hati kita pedih dan perih. Realitas hidup terasa suram. Dalam
kondisi demikian, bagaimana kita dapat berbahagia, seperti sabda
Tuhan? Hari ini firman Tuhan ditujukan bagi Anda yang sedang berduka,
juga bagi Anda yang hendak menolong orang berduka.
Ucapan Bahagia Yesus ini ditujukan kepada orang banyak, yang umumnya
adalah rakyat jelata. Mereka berasal dari dalam juga luar negeri
Israel (ada yang datang dari Dekapolis dan seberang Yordan), dan
banyak di antara mereka pernah sakit fisik serta jiwa. Mereka adalah
orang kebanyakan, orang-orang di akar rumput, yang disebut okhlos
dalam bahasa Yunani. Bukan orang berpangkat hebat atau berkedudukan
sosial mantap. Yesus berkata kepada mereka, "Berbahagialah orang yang
berdukacita, karena mereka akan dihibur ." Betapa melegakan sabda ini!
Pertama, Yesus mengemukakan kenyataan yang indah kepada mereka. Kedua,
Yesus mengajar mereka untuk tidak digilas kedukaan. Kedukaan memang
menyedihkan dan menyesakkan, namun ia tidak abadi. Setelah kedukaan,
realitas akan berganti lewat penghiburan, yang dapat diwujudkan dalam
tindakan cinta kasih. Ya, orang yang berduka adalah sasaran cinta
kasih, demikian pesan Yesus. Dan inilah kuncinya bagaimana mereka yang
berdukacita dapat berbahagia.
Hari ini, maukah kita menjadi saluran cinta kasih Tuhan bagi mereka
yang menderita? Pergilah, lawatlah teman Anda yang sedang susah.
Hadirkan hati Anda bagi mereka, agar mereka terhibur oleh cinta kasih
Tuhan —DKL
TUHAN INGIN PENGHIBURAN DATANG
DARI LINGKARAN KELUARGA ALLAH YANG SALING MENOPANG
|