Bacaan : Mazmur 37:34-40
Apakah bisnis yang paling menguntungkan di masa krisis ekonomi?
"Bisnis hiburan," jawab Thomas M. Andersen, seorang konsultan
investasi. Alasannya? Dalam majalah Kiplinger's Personal Finance ia
menulis: "Saat badai ekonomi menerpa, orang mencari penghiburan dan
perlindungan dalam segelas wiski, satu pak rokok, atau keberuntungan
di meja rolet. Fakta menyatakan bahwa saat ekonomi lesu; bisnis judi
(kasino), minuman keras, dan dunia hiburan justru melonjak." Ironis.
Di sana orang merasa terhibur dan mendapat perlindungan, padahal di
sana orang makin terjerumus ke dalam krisis!
Masa krisis kadang tak terhindarkan. Pemazmur pun pernah mengalaminya.
Ada masa di mana ketidakadilan meraja-lela. Para pejabat yang
semena-mena bertambah jaya. Sementara orang yang tulus hati dan jujur
tambah miskin dan tertindas. Hati pemazmur terasa sesak. Ia butuh
tempat penghiburan dan perlindungan. Namun, alih-alih lari pada
hiburan duniawi yang semu, ia menjadikan Tuhan sebagai tempat
perlindungan. Hasilnya sangat berbeda. Judi dan minuman keras hanya
membuat orang lari dari kenyataan. Sebaliknya, kehadiran Tuhan membuat
orang berani menghadapi kenyataan hidup terpahit dengan optimis.
Pemazmur dimampukan menghadapi masa sulit itu dengan penuh harap.
Sampai akhirnya Tuhan memulihkan negerinya.
Anda sedang dilanda krisis? Merasa penat dan butuh hiburan?
Hati-hatilah memilih tempat perlindungan. Tempat hiburan semu hanya
mengajak Anda lari sejenak dari kenyataan. Begitu kembali ke realita
hidup, Anda bisa makin kehilangan semangat. Tidak demikian halnya jika
Tuhan yang kita jadikan tempat perlindungan —JTI
SEBOTOL MINUMAN KERAS CUMA BISA MEMABUKKAN
HANYA AIR HIDUP YANG BISA MEMUASKAN
|