Bacaan : Hosea 4
Kalau kita berjalan-jalan di mal, menonton TV, atau membaca majalah,
maka kita akan melihat banyaknya barang atau jasa yang ditawarkan.
Secara tidak langsung kita dibuat untuk selalu tidak puas dengan apa
yang kita miliki sekarang. Selalu ada barang yang lebih baru, lebih
baik, lebih canggih, dan berbagai lebih lainnya. Kebohongan terbesar
yang ditawarkan adalah kalau Anda punya ini, Anda akan bahagia.
Bacaan hari ini berkisah mengenai imam dan bangsa Israel yang tidak
setia. Ketika membaca daftar "dosa" yang dipampangkan, mungkin kita
berpikir bahwa itu "kasus" bangsa Israel (ayat 2), bukan saya. Saya
tidak berzina; saya setia kepada pasangan saya. Ya, mungkin kita setia
kepada pasangan, tetapi baiklah kita bertanya pada diri sendiri,
apakah kita setia kepada Tuhan?
Tuhan berjanji memberkati orang yang takut dan setia kepada-Nya. Salah
satu berkat Tuhan yang mungkin sangat jarang dibahas adalah, "karunia
untuk menikmati apa yang Allah berikan" (Pengkhotbah 4:17,18). Ada
orang-orang yang luar biasa kaya, tetapi tidak bisa menikmati
kekayaannya karena Tuhan tidak mengaruniakan kuasa untuk menikmatinya
(Pengkhotbah 6:2). Dalam bacaan kita, Tuhan berfirman bahwa umat yang
meninggalkan-Nya akan makan tetapi tidak menjadi kenyang. Melakukan
banyak hal, tetapi tidak membuahkan hasil. Itu terjadi karena mereka
meninggalkan Tuhan.
Mari kita memeriksa hidup kita sejenak. Apakah kita tidak merasa puas?
Apakah kita sedang merasa kurang? Apakah kita tidak bisa menikmati
hal-hal yang Tuhan berikan? Jika ya, ini saatnya berbalik kepada
Tuhan. Dia menanti Anda. Sekarang —GS
KITA TIDAK BUTUH LEBIH BANYAK BARANG LAGI UNTUK BAHAGIA
KITA BUTUH TUHAN LEBIH DALAM LAGI UNTUK BAHAGIA
|