Bacaan : Hagai 1:1-11
Kapan terakhir kali Anda membaca kitab Hagai? Jika Anda sama
seperti saya, berarti sudah cukup lama Anda tidak membacanya.
Mengapa kita tidak mengambil waktu beberapa menit dan membaca ke-38 ayat dalam kitab ini? Kemudian carilah kata perhatikanlah.
Kata ini muncul sebanyak empat kali (1:5,7; 2:16,19).
Allah berbicara melalui Hagai kepada bangsa Israel yang
telah kembali dari pembuangan. Pada intinya, Dia berkata, "Pikirkanlah. Kamu tidak punya cukup makanan. Pakaianmu tidak cukup
menghangatkanmu. Kamu tidak kaya. Aku telah memerintahkanmu
membangun kembali rumah-Ku. Jika kamu taat, berkat-Ku akan menyertaimu."
Pesan itu juga berlaku bagi kita. Ketika segalanya seolah
berjalan buruk, langkah pertama untuk menyelesaikan masalah itu
adalah memperhatikan keadaan kita. Ilustrasi berikut ini mungkin
dapat menolong.
Pada suatu semester, nilai saya merosot drastis, saya mendapat masalah di asrama, bahkan saya dipanggil ke kantor dekan.
Saat itu, saya kembali ke kamar dan memikirkan dengan serius
situasi yang saya alami. Ternyata masalahnya bukan terletak pada
tugas sekolah ataupun teman-teman di asrama, melainkan pada diri
saya sendiri. Ketika saya mengubah sikap dan perilaku saya,
keadaan mulai membaik.
Tidak semua masalah diakibatkan oleh kesalahan kita. Namun
ketika kesulitan muncul, adalah bijaksana bila kita mau memperhatikan keadaan kita. Seperti orang-orang pada zaman Hagai, kita
pun mungkin akan mendapati bahwa ketidaktaatan kitalah yang
menahan berkat Allah --DCE
So many problems come our way
Because down deep inside
Rebellion, envy, selfishness
Are what we try to hide. --DJD
JALAN KETAATAN
ADALAH SATU-SATUNYA JALAN MENUJU BERKAT
|