Bacaan : 1Korintus 3:1-9
Saya sangat tersentuh saat mendengarkan sekelompok paduan
suara yang bernyanyi dalam satu harmoni yang selaras. Mula-mula,
dengan satu suara yang kuat mereka memuji dan memuliakan Allah.
Kemudian pada refreinnya, suara sopran, alto, tenor, dan bas
menyanyikan bagian mereka masing-masing sehingga terciptalah
harmoni yang indah. Perpaduan ini menggetarkan jiwa saya dan
membuat nyanyian satu suara tadi kurang menarik jika dibandingkan
dengan perpaduan pada refreinnya.
Para pengikut Kristus juga "bernyanyi" dengan suara-suara
yang berbeda ketika bekerja bagi Tuhan. Kita datang dari latar
belakang, kepribadian, dan kemampuan yang berbeda-beda. Meski
demikian, pekerjaan yang kita kerjakan bersama bagi Dia dapat
menghasilkan keselarasan yang indah dalam pelayanan. Namun,
sebagian orang Kristen justru menuntut hal-hal yang sesuai dengan
metode dan prosedur yang mereka ingini, bukannya menghargai
perbedaan yang ada. Mereka ingin setiap orang menyanyi dengan
cara mereka.
Sekalipun kesatuan seperti ini memberi hasil yang terbatas,
tak ada yang lebih memuaskan dibandingkan saat kita melihat
bagaimana banyak individu dengan gaya, talenta, dan identitas
masing-masing, tampil dalam kesehatian untuk menyampaikan pesan
yang sama, yakni kasih dan keselamatan yang ditawarkan Tuhan
Yesus Kristus.
Dalam melayani Kristus, janganlah kita kuatir bila orang-orang di sekeliling kita tidak menyanyikan "not" yang sama dengan
kita. Jika mereka telah memiliki keharmonisan dengan Alkitab,
maka sebenarnya kita telah berada dalam satu "paduan suara" yang
sama --RWD
Help us, Lord, to work together
With the gifts that You bestow;
Give us unity of purpose
As we serve You here below. --Sper
ALLAH MEMANGGIL ANAK-ANAKNYA UNTUK BERSATU
-- BUKAN UNTUK MENJADISERAGAM
|