Bacaan : Yohanes 20:1-8
Apakah yang menjadi dasar dari iman kekristenan kita? Sebuah
kubur yang kosong! Ya, titik awal munculnya Injil adalah sebuah
kubur yang kehilangan jenazahnya pada pagi kebangkitan yang
pertama.
Seorang skeptis asal Perancis, Joseph-Ernst Renan, secara
tidak sengaja justru mengungkapkan kebenaran akan kebangkitan
Kristus ketika ia mengejek, "Kekristenan berdasarkan pada aroma
harum dari sebuah vas kosong." Namun, kebenaran yang lebih akurat
berkata bahwa hidup kekristenan berdasarkan pada karunia keselamatan dari Yesus yang telah bangkit. Dia memang benar-benar
bangkit, mematahkan belenggu-belenggu maut, dan meninggalkan
kubur. Dan inilah Kabar Baik yang sejak saat itu diberitakan oleh
para pengikut Yesus Kristus.
Seorang tokoh dalam novel karya Ernest Poole yang berjudul
The Harbor (Pelabuhan) berkata dengan sinis, "Sejarah hanyalah
kumpulan berita dari pekuburan." Namun ada satu berita yang
merupakan perkecualian dari semua pekuburan lain yang hanya
meninggalkan pesan kematian, yakni berita yang menggemparkan dari
kubur tempat Yesus dimakamkan. Berita itu adalah bahwa maut telah
dikalahkan dan pintu menuju hidup yang kekal telah dibuka oleh
tangan-Nya yang berlubang paku (1Korintus 15:54-57).
Di lain waktu, tatkala Anda berkendaraan melewati sebuah
pekuburan atau menghadiri suatu upacara pemakaman, ingatlah akan
Kabar Baik tentang kebangkitan Kristus dan janji yang kita miliki
--CG
Grave, where is thy victory now?
See the light upon His brow!
Empty see the stony bed;
Christ is risen from the dead. --Chisholm
KUBUR KRISTUS YANG KOSONG
PENUH DENGAN PENGHARAPAN
|