Bacaan : Matius 6:25-34
Mungkin Anda pernah melihat ungkapan SATU HARI SETIAP KALI
pada stiker yang ditempel di bemper mobil, hiasan dinding, atau
magnit di pintu kulkas. Slogan tersebut sering digunakan para
pecandu alkohol yang telah sembuh sebagai peringatan bahwa mereka
bukannya tidak boleh mabuk untuk selamanya-tetapi cukuplah untuk
hari ini. Satu bulan, atau bahkan satu minggu tanpa alkohol
mungkin tampak mustahil bagi mereka. Namun kunci keberhasilannya
adalah kepercayaan bahwa Allah akan memberi mereka kekuatan untuk
berkata, "Aku tidak akan minum hari ini."
Pelajaran "satu hari setiap kali" terangkai dalam lembaran-lembaran Kitab Suci. Allah memberi bangsa Israel manna setiap
hari (Keluaran 16:4). Rahmat Bapa kita di surga selalu baru tiap
pagi (Ratapan 3:22-23). Yesus mengajar pengikut-pengikut-Nya
untuk meminta "makanan yang secukupnya setiap hari" (Matius 6:11)
dan untuk tidak kuatir akan hari esok (ayat 34). Pelajaran ini
memang tampak sulit bagi kita, namun merupakan kunci bagi berlangsungnya kehidupan dan kedamaian.
Ketika kita menghadapi suatu keadaan yang tampak mengecewakan, kita mungkin akan berputus asa, dan ragu apakah kita akan
mampu menanggungnya hingga akhir. Namun Firman Allah yang berbicara tentang penghiburan dan dorongan mengingatkan kita bahwa
"hari demi hari Dia menanggung bagi kita" (Mazmur 68:20).
Makanan untuk setiap hari. Terang untuk setiap hari. Kekuatan juga untuk setiap hari. Ketika esok tampak terlalu panjang
untuk dijalani, Allah meminta kita untuk mempercayai-Nya -- satu
hari setiap kali --DCM
Day by day and with each passing moment,
Strength I find to meet my trials here;
Trusting in my Father\'s wise bestowment,
I\'ve no cause for worry or for fear. --Berg
ALLAH TIDAK MEMINTA KITA MENANGGUNG BEBAN HARI ESOK
DENGAN KEKUATAN HARI INI
|