Bacaan : Mazmur 139:13-18
Saat berkunjung ke Flint, Michigan, beberapa tahun yang
lalu, saya memperhatikan beberapa mesin cetak besar yang ditaruh
di sebidang tanah di samping sebuah pabrik mobil. Mesin-mesin itu
sebelumnya digunakan untuk mencetak suku cadang kendaraan. Saya
diberitahu bahwa mesin itu telah disimpan selama 10 tahun untuk
berjaga-jaga jika kelak diperlukan penggantian suku cadang.
Tidak seperti mobil, manusia tidak dapat dibuat sama persis.
Sejak berada dalam kandungan, seolah sang Pencipta telah menghancurkan "cetakan" seseorang.
Lain waktu bila Anda pergi ke toko, sekolah, atau tempat
kerja, perhatikanlah orang-orang di sana. Anda akan bertemu
dengan beragam manusia dengan berbagai bentuk, ukuran, dan warna
kulit. Setiap orang memiliki ciri khas fisik tersendiri--alis
tebal, lengan gemuk, badan kekar--dan sederet ciri lainnya. Dan,
tak ada dua orang yang memiliki sidik jari yang sama. Setiap
laki-laki, perempuan, dan anak-anak merupakan ciptaan yang unik.
Dalam Mazmur 139, Daud memuji sang Pencipta dan mengakui
bahwa ia telah dijadikan dengan dahsyat dan ajaib (ayat 14), dan
bahwa Tuhan telah melihatnya sejak dalam kandungan (ayat 15).
Demikian pula dengan setiap kita. Allah sang Pencipta senang
melihat keunikan dari setiap individu. Kita tidak perlu merasa
iri atau malah rendah diri. Sebaliknya, kita harus menunjukkan
keunikan kita dengan melayani Allah sesuai dengan kemampuan kita.
Bila kita sudah dapat menerima posisi kita dalam rancangan
agung sang Pencipta, maka kita akan melihat betapa indahnya
menjadi yang "paling unik" --DJD
Of all creation\'s treasures rare,
Not one compares in worth with man;
In God\'s own image he was made
To fill a place in His great plan. --DJD
ANDA ADALAH YANG PALING UNIK --
DIRANCANG UNTUK MEMULIAKAN ALLAH SESUAI KEMAMPUAN ANDA
|